Rabu, 05 Des 2018 18:18 WIB

Waspada! 40 Persen Pria Muda Tercatat Kena Impotensi

Hilda Meilisa Rinanda - detikHealth
Disfungsi ereksi alias impotensi kini juga menyerang pria muda. Foto: thinkstock Disfungsi ereksi alias impotensi kini juga menyerang pria muda. Foto: thinkstock
Surabaya - Disfungsi ereksi (DE) atau yang awam disebut penyakit impotensi ternyata tak hanya menyerang pria berusia lanjut saja. Namun, kini banyak pula ditemui anak muda dengan rentang usia di atas 20 tahun yang mengalaminya.

"Disfungsi ereksi yakni ketidakmampuan untuk terjadinya ereksi penis. Rata-rata mikirnya pasti yang sudah tua, antara umur 60 hingga 69. Ternyata tidak, ada juga umur 27 dan 28 yang datang ke saya," ujar dokter spesialis Andrologi asal RSU Dr Soetomo Surabaya, dr Susanto Suryaatmadja MS, SpAnd di Surabaya, Rabu (5/12/2018).

Gaya hidup yang tidak sehat seperti pola makan yang banyak mengkonsumsi makanan berlemak seperti jeroan, bisa menyebabkan DE menyerang anak muda. Dari data Asian Journal of Andrology di tahun 2011, sebanyak 15,1 persen anak muda dalam rentang usia 20 hingga 29 tahun mengalami impotensi.


Sementara angka ini naik bergantung pada rentang usia setiap individu. Misalnya saja di usia 40 hingga 49 tahun, presentase pria terkena impotensi mencapai 40,6 persen. Bahkan, pria berusia 60 hingga 69 tahun kenaikannya lebih tinggi yakni 70 persen yang terkena impotensi.

"Pada usia 20-an itu sudah ada yang impoten. Makin hari makin tinggi. Penyebabnya transmisi syaraf sebelum terjadinya ereksi tadi. Suplai aliran darah tepi yang terganggu karena orang Surabaya hobinya makan soto jeroan dan masakan Padang seperti rendang," tambah dokter yang akrab disapa Susanto ini.

Impotensi juga seringkali terjadi pada pengidap penyakit diabetes hingga jantung. Akan tetapi, lanjutnya, impoten tak hanya terjadi lantaran hormon dan pola makan saja. Kondisi psikologis setiap pria juga bisa mempengaruhi penyakit disfungsi ereksi ini.

"Umurnya 27 hormonnya masih bagus, dan psikisnya terganggu bisa mengganggu juga. Impotensi itu (penyebabnya) dua, psikis dan organik. Bisa dari pikiran dan memang sejak umur 27 menderita kencing manis," pungkasnya.

(frp/wdw)
News Feed