Rabu, 05 Des 2018 20:19 WIB

Dear Pria, Simak Saran dari Dokter Agar Mr P Tetap Kuat 'Naik'

Hilda Meilisa Rinanda - detikHealth
Catat! ini cara cegah impotensi, guys. Foto: iStock Catat! ini cara cegah impotensi, guys. Foto: iStock
Surabaya - Penyakit disfungsi ereksi (DE) atau impoten memang rawan menyerang pria muda hingga lanjut usia. Namun, bukan berarti penyakit ini tak dapat dicegah. Dokter ahli andrologi di RSU Dr Soetomo Surabaya, dr Susanto Suryaatmadja MS, SpAnd memiliki tips-tips untuk mencegah terjadinya impotensi. Apa saja?

"Kebiasaan nomor satu yang harus kita tanamkan yaitu olahraga lah setiap hari membakar 300 kalori atau 1 jam jalan cepat," ujar dr Susanto di Surabaya, Rabu (5/12/2018).

Kedua, dokter yang juga membuka praktek di RS Adi Husada, Surabaya ini menganjurkan pria untuk mengikuti sunnah nabi. Yakni makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Selain itu, dia juga mengajak masyarakat untuk membayar utang tepat waktu agar tak menjadi beban pikiran.

Selanjutnya, lebih baik tidur minimal 8 jam dalam sehari dan hindari begadang. Hindari juga memikirkan hal-hal dengan terlalu berlebihan. Misalnya saja memikirkan pengaruh dolar naik. "Hati gembira adalah obat, hati susah mengeringkan tulang atau sakit, misalnya dolar baik dolar turun, EGP aja," lanjutnya.


Selain pikiran, ada faktor lain yang menunjang. Misalnya menjaga gaya hidup sehat, seperti tidak merokok dan minum alkohol. Membiasakan mendengarkan musik sesuai selera bisa membantu meningkatkan hormon oksitosin, endorfin dan morfin dalam tubuh.

dr Susanto juga menyarankan masyarakat agar rutin mengecek gula darah hingga kolesterol setiap tiga hingga enam bulan sekali. Hal ini penting karena impoten biasanya merupakan gejala awal terkena penyakit diabetes hingga kolesterol.

"Selain itu, jangan minum obat sembarangan. Segala macam diminum jadi satu, jadi racun nanti," ucapnya.

Sementara bagi yang sudah berkeluarga, dr Susanto mengatakan pentingnya untuk melakukan seks satu kali dalam seminggu. Terakhir, dia mengajak para pria untuk mencintai dirinya sendiri. Dia meminta jangan pernah menganggap remeh masalah kesehatan.

"Kita harus narsis dalam tanda kutip. Banyak orang untuk kesehatannya dianggap enteng, tapi untuk baju yang macem-macem harus beli mahal. Giliran periksa darah Rp 200 ribu marah-marah besar," pungkasnya.

(frp/wdw)
News Feed