Kamis, 06 Des 2018 16:56 WIB

Mau Nikah Murah Seperti Suhay Salim, Harus Tahu Dulu Dampak Psikologisnya

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi pernikahan murah. Foto: Thinkstock Ilustrasi pernikahan murah. Foto: Thinkstock
Jakarta - Beauty vlogger Suhay Salim baru-baru ini hanya menikah di KUA tanpa adanya acara resepsi. Pernikahannya tak ayal menjadi tren, karena terbilang tidak membutuhkan biaya besar.

Tren nikah murah ini menurut psikolog dari Personal Growth, Wulan Ayu Ramadhani, MPsi, harus didiskusikan dengan pasangan terlebih dahulu.

"Jadi kalau mau menikah, sebaiknya pasangan berdiskusi terlebih dahulu. Fokusnya mau apa nih, mau resepsi untuk memulai kehidupan pernikahan dengan baik, dengan support dari keluarga yang hadir, atau hanya focus di pestanya saja. Istilahnya, focus ke 'wedding' atau 'marriage'," ujarnya kepada detikHealth baru-baru ini.

Bukan hanya pasangan, keluarga pun harus masuk ketika memutuskan rencana pernikahan. Nah, dampak psikologis yang dialami pun akan lebih besar, apalagi jika berbeda pendapat antar satu dengan yang lainnya.



Terkadang, untuk menyelenggarakan pernikahan yang diinginkan oleh semua orang, seseorang bisa melakukan hal-hal di luar kemampuannya

"Ada yang sampai berutang untuk menikah. Harapannya akan tertutup dengan uang angpao dari tamu undangan yang hadir. Padahal seringkali sih tidak ya. Jika utang ini adalah utang yang memang sudah direncanakan dan diantisipasi bagaimana melunasinya sih tidak apa ya," jelas Wulan.

Wulan menegaskan bahwa utang dapat berdampak pada hal yang tidak diinginkan dalam rumah tangga. Apalagi, kebanyakan perceraian diawali karena masalah finansial.

Nah, jadi kamu mau menyelenggarakan pernikahan yang seperti apa nih?



(wdw/kna)
News Feed