Dilaporkan oleh Reuters bahwa pasien HIV di Venezuela mulai kembali mengandalkan ramuan dari daun pohon jati belanda (Guazuma ulmifolia). Sebelum ada obat antiretroviral (ARV), ramuan daun jati belanda ini sudah bertahun-tahun dipakai karena dipercaya dapat melawan penyakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para dokter dan bahkan pasien sendiri sebetulnya meragukan keampuhan ramuan. Namun menurut salah satu pasien hal ini lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa.
"Saya tidak rugi apa-apa... Saya terus berpikir kalau saya akan mati karena situasi ini. Karena pemerintah tidak bisa menyediakan obat," ujar seorang pasien HIV yang merahasiakan identitasnya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/12/2018).
Sebelumnya pemerintah Venezuela memang menyediakan obat ARV gratis untuk pasien HIV. Untuk sebulan pengobatan ARV seorang pasien bisa membutuhkan biaya sampai sekitar Rp 1,2 juta.
Baca juga: Tes HIV-AIDS dan Obatnya Tersedia Gratis! |
Tonton juga video 'Dinkes Jakarta Sediakan Obat Gratis Bagi Pengidap HIV':
(fds/up)











































