Sabtu, 15 Des 2018 09:00 WIB

Keren, Tangguhnya Anak Mayangsari Hadapi Bullying di Medsos

Rosmha Widiyani - detikHealth
Kalimat bijak untuk membalas komentar warganet bisa membangun kondisi psikologi yang baik. (Foto: Thinkstock) Kalimat bijak untuk membalas komentar warganet bisa membangun kondisi psikologi yang baik. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Khirani Trihatmodjo, anak Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo, membalas komentar warganet yang berkomentar buruk di akun media sosialnya. Dikutip dari detikHot, Khirani memilih kalimat bijak menghadapi warganet yang membandingkan penampilannya dengan putri Ingrid Kansil Zianka Amorrotte.

Menurut Khirani, dia tidak sebal atau membenci warganet yang berkomentar miring. Setiap orang punya kebebasan berbicara dan berpendapat, sehingga Khirani memilih maklum.



Komentar miring yang bikin sakit hati memang tidak bisa dihindari dalam media sosial. Dikutip dari The Independent, berbagai komentar dalam media sosial bisa merangsang daya resilien seperti yang dilakukan Khirani. Resilien memungkinkan pengguna medsos terutama remaja tidak mudah rendah diri, marah, atau tersinggung menghadapi berbagai komentar buruk.

"Perkembangan media sosial sudah tak mungkin dihentikan. Yang diperlukan saat ini adalah membangun resiliensi pada generasi muda supaya mereka mampu bertahan, menghindari area yang berbahaya, dan mencari perlindungan yang diperlukan," kata Ketua Eksekutif Education Policy Institute (EPI) David Laws.

Resiliensi hanya bisa dibangun bila pengguna medsos memiliki lingkungan yang baik. Lingkungan ini membantu remaja dan pengguna medsos secara umum selalu berpikir positif, tidak mudah menerima komentar buruk, dan menyerang balik jika memang diperlukan. Lingkungan yang baik berawal dari kedekatan antar anggota keluarga, serta pertemanan yang sehat.



Ini video 'Pesan Agnez Mo untuk Milenial: Stop Cyber Bullying!':

[Gambas:Video 20detik]

Keren, Tangguhnya Anak Mayangsari Hadapi Bullying di Medsos
(up/up)