Sabtu, 15 Des 2018 19:49 WIB

Bos Sido Muncul Beberkan Alasan Akuisisi Berlico Farma

Nabilla Putri - detikHealth
Foto: Nabilla Putri/Detikcom Foto: Nabilla Putri/Detikcom
Cimahi - Sejalan dengan mendukung pemerintah untuk mengurangi jumlah katarak di Indonesia. PT Berlico Mulia Farma untuk pertama kalinya gelar Operasi Katarak Gratis yang diikuti oleh 70 pasien.

Melalui visi menjadi pemimpin industri farmasi di Indonesia PT Berlico Mulia Farma resmi bergabung menjadi anak perusahaan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Setelah diakuisisi oleh Sido Muncul, dalam tiga tahun terakhir ini terus memperbaiki kualitas obat PT Berlico Mulia Farma.

"Yang kami lakukan setelah mengakuisisi Berlico, pertama kami melakukan perbaikan. Yaitu perbaikan semua, proses produksi, kualitas bahan baku, serta produk-produknya kami perbaiki," ungkap Direktur Berlico Farma Irwan Hidayat dalam acara bantuan sosial Operasi Katarak Gratis PT Berlico Mulia Farma di RS Tingkat II Dustira, Cimahi.

Setelah melakukan perbaikan selama tiga tahun terakhir, ia menekankan bahwa produk Berlico saat ini sudah jauh lebih baik. Sehingga, kini saatnya Berlico ikut berperan dalam membantu dan memberikan sesuatu bagi masyarakat Indonesia, salah satunya adalah operasi katarak gratis.


"Bulan lalu kan Berlico membantu mahasiswa-mahasiswa Palu yang sekolah di Yogya ya. Kami akan terus melakukan hal ini agar Berlico juga terus berperan dan membantu masyarakat," tambah Irwan.

Untuk kedepannya, ia melanjutkan, Berlico akan terus melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya melakukan operasi katarak di tahun depan secara kontinyu.

Secara simbolis, bantuan operasi katarak diserahkan oleh Irwan kepada Kepala Rumah Sakit Dustira Kolonel Ckm dr Agus Ridho Utama. Selain bantuan sosial berupa operasi katarak gratis, para pasien operasi katarak juga diberikan kaca mata baca serta bingkisan produk Berlico.

"Saya terimakasih sekali pada penyelenggara, sudah membuat kegiatan ini. Saya tidak punya BPJS karena harus bikin sekeluarga tapi anggota kami banyak ada 8 jadi ya tidak mungkin," ungkap salah satu pasien operasi katarak gratis Guntur Saputra.

(idr/up)