Apakah Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Masjid Alami Paranoid?

Apakah Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Masjid Alami Paranoid?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Selasa, 18 Des 2018 15:55 WIB
Apakah Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Masjid Alami Paranoid?
Pelaku pengeroyok yang menewaskan Muhammad Khaidir di mesjid. (Foto: Taufik-detikcom)
Jakarta - Disangka suatu ancaman, Muhammad Khaidir (23) yang menggedor pintu rumah warga dengan tujuan meminta dibukakan pintu masjid malah dikeroyok hingga tewas.

Apakah warga merasa paranoid dengan tindakan Khaidir menggedor pintu? Psikolog sosial dari Ikatan Psikolog Sosial Wahyu Cahyono, S.Psi, M.Si mengatakan bahwa hal tersebut tidak mencerminkan paranoid.

"Paranoid dalam arti gangguan jiwa sih nggak ya," tegasnya kepada detikHealth, Selasa (18/12/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Paranoid adalah suatu gangguan mental saat seseorang meyakini bahwa orang lain ingin membahayakan dirinya. Namun objek yang mengancam tidak jelas atau bahkan tidak nyata.

Menurut Wahyu, pelaku pengeroyokan tersebut hanyalah merasa ketakutan secara berlebihan. Bukan suatu gangguan mental yang cukup berbahaya.

"Ketakutan yang berlebihan saja. Karena objek yang dianggap mengancam memang ada. Misalnya di tempat itu kasus kejahatannya tinggi," imbuhnya.

(wdw/fds)

Berita Terkait