Selasa, 18 Des 2018 19:35 WIB

Bagaimana Peluang Hamil Wanita yang Menikah Usia 30-an?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Wanita yang menikah di usia 30 tahun keatas akan mengalami penurunan kesuburan. (Foto: iStock) Wanita yang menikah di usia 30 tahun keatas akan mengalami penurunan kesuburan. (Foto: iStock)
Jakarta - Berbeda dengan praktik masa lalu, wanita saat ini cenderung menikah di usia akhir 20-an atau awal 30-an. Berbagai hal menjadi alasan pengambilan keputusan tersebut. Namun wanita sebaiknya juga mempertimbangkan kecukupan sel telur yang ikut menentukan peluang hamil.

"Peluang hamil makin turun tiap tahun. Wanita hanya punya rata-rata 700 ribu sel telur mulai pubertas hingga menopause. Sel telur ini tiap bulan matang dan dibuang bila tidak dibuahi. Sama dengan sel telur lain yang tidak sempat matang," kata dokter ahli kandungan dan kehamilan dr Beelonie, BmedSc, SpOG (K).



Sel telur sudah dibuang tidak bisa diproduksi ulang layaknya sperma melalui spermatogenesis. Beelonie mengatakan, penurunan stok sel telur menurun drastis pada usia 35-37 tahun. Pada usia 37 tahun wanita hanya menyisakan sekitar 25 ribu sel telur.

Dengan fakta ini, perempuan yang menikah di usia 30an sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter bila tak kunjung hamil. Beelonie menyarankan wanita hanya menunggu selama 6 bulan usai menikah. Pasangan tak perlu ragu segera berkonsultasi, karena suami dan istri berpeluang sama memiliki masalah dalam sistem reproduksinya.

Konsultasi secepatnya membantu pasangan lekas mengetahui masalah dan mencari jalan keluar. Pasangan juga bisa memilih teknologi yang akan diterapkan untuk mengusahakan momongan, misal teknologi bayi tabung.

(Rosmha Widiyani/up)
News Feed