"Perempuan tahu ada banyak perubahan dalam dirinya saat masuk tahap perimenopause. Saya merasakan efeknya pada perubahan mood dan selalu berkeringat. Saya juga mudah marah tanpa alasan khusus," kata Paltrow yang pernah meraih Oscar.
Paltrow sempat menyaksikan efek perimenopause pada ibunya. Menurut Paltrow, sang ibu terlihat sangat kesulitan saat melalui tahap perimenopause. Ibunya juga terlihat sangat sedih dan emosional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Tak Hanya Wanita, Pria Juga Bisa 'Menopause' |
Perimenopause sendiri menurut Paltrow adalah tahap yang wajar. Sayangnya, perimenopause dan menopause mendapat kesan yang buruk di masyarakat. Dengan keterbukannya, Paltrow berharap bisa menjadi contoh perempuan yang tetap sehat dan sibuk beraktivitas menghadapi perimenopause dan menopause.
Tahap perimenopause adalah masa transisi perempuan menuju menopause. Perimenopause biasanya terjadi di usia akhir 30an dan awal atau pertengahan 40an. Kondisi ini ditandai kenaikan suhu tubuh dan tidak bisa tidur.
Perimenopause juga ditandai siklus datang bulan berantakan yang mengindikasikan ketidakstabilan tingkat hormon. Hal ini mempengaruhi mood perempuan hingga mudah sedih dan senang. Perimenopause selama 4 tahun hanya berhenti ketika menopause, yang ditandai 12 bulan tanpa datang bulan.











































