Rabu, 26 Des 2018 14:26 WIB

Studi: Terjadi Perubahan Genetik pada Sperma Saat Merokok Ganja

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Merokok ganja sebabkan perubahan pada sperma. (Foto: Thinkstock) Merokok ganja sebabkan perubahan pada sperma. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Meski penggunaan ganja menjadi legal di beberapa negara, terdapat risiko yang menyertainya. Pada pria, merokok ganja akan merusak kualitas sperma yang nantinya berpengaruh pada perkembangan janin jika ingin memiliki anak.

Penelitian yang terbit dalam jurnal Epigenestic menemukan pria yang merokok dengan ganja akan memiliki perubahan genetik pada sperma dan terkait dengan keabnormalan serta memicu kanker. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan merokok ganja dalam menurunkan jumlah sperma ketika ejakulasi.



Para peneliti sangat mengkhawatirkan tentang perubahan genetik sperma dari perokok. Sebab, perubahan ini menentukan nasib embrio yang dibuahi oleh sperma.

"Kami belum bisa memastikan, tetapi fakta bahwa semakin banyak pria subur yang merokok dengan ganja adalah sesuatu yang harus dipikirkan," kata Scott Kollins, peneliti yang juga profesor dari Duke University dikutip dari Health.

Agar lebih pasti, penelitian lebih lanjut akan dilakukan untuk sepenuhnya memahami penggunaan ganja yang mempengaruhi sperma. Oleh karena itu, para pria diharuskan lebih waspada bahkan menghindari sebab merokok dalam model apapun bisa berpotensi menimbulkan bahaya.

(kna/up)
News Feed