Kamis, 27 Des 2018 17:05 WIB

4 Tipe Utama Leukemia yang Perlu Kamu Tahu, Salah Satunya Mirip Anemia

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Leukemia atau kanker darah. Foto: ilustrasi/thinkstock Leukemia atau kanker darah. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Leukemia merupakan salah satu kanker yang menyerang sumsum tulang dan menyebabkan kelainan darah abnormal. Di Indonesia, beberapa waktu lalu anak perempuan dari penyanyi Denada dan juga musisi Dian Pramana Poetra terdiagnosis penyakit kanker tak bertumor ini.

Leukemia bukan hanya satu penyakit, namun memiliki empat tipe utama yang jadi diagnosis. Pembedanya tergantung dari tingkatan progresifnya dan di mana kankernya berkembang. Leukemia bisa menjadi akut (onset mendadak) atau kronis (onset lambat).

Sel-sel leukemia 'kronis' tidak sepenuhnya matang, sehingga penyakitnya berkembang secara perlahan dan gejala awalnya mungkin tak terlalu parah. Sedangkan sel-sel leukemia 'akut' mulai berlipatganda dengan cepat sebelum fungsi imun apapun berkembang.

Leukemia juga bisa diklasifikasikan menurut tipe selnya. Misalnya yang melibatkan sel-sel mieloid (sel darah yang belum dewasa yang akan menjadi granulosit atau monosit) disebut dengan myelogenous leukemia. Atau disebut limfositik leukemia jika melibatkan limfosit.


Ada empat tipe utama leukemia yang dijadikan acuan untuk mendiagnosis penyakit kanker darah tersebut, yaitu:

1. Acute lymphocytic leukemia (ALL): merupakan tipe leukemia yang paling umum ditemukan pada anak-anak, meski memang bisa terjadi pada orang dewasa juga. Harapan hidup untuk tipe ALL adalah 68,2 persen, selama 5 tahun.

2. Acute myelogenous leukemia (AML): masih jadi salah satu tipe leukemia yang umum, terutama pada orang dewasa. Harapan hidup untuk tipe AML adalah 26,9 persen, selama 5 tahun. Karena sel-sel leukemia berkembang cepat, maka hanya sedikit ruang untuk memproduksi sel darah merah, hal ini yang menyebabkan gejala mirip anemia.


3. Chronic lymphocytic leukemia (CLL): menjadi leukemia akut yang umum terjadi pada orang dewasa, terutama di atas usia 55 tahun. Biasanya tanpa gejala dan terasa sehat-sehat aja tanpa memerlukan pengobatan. Harapan hidup untuk tipe CLL adalah 83,2 persen, selama 5 tahun.

4. Chronic myelogenous leukemia (CML): tipe leukemia yang menyerang orang dewasa, jarang terlihat pada anak-anak. Pengidapnya bisa mengalami sedikit gejala atau bahkan tidak mengalami sama sekali, selama beberapa bulan atau tahun, namun setelah itu sel-selnya langsung bertumbuh secara cepat. Harapan hidup untuk tipe CML adalah 66,9 persen, selama 5 tahun.

Ada juga tipe lainnya yang cukup langka, seperti leukemia sel berambut (hairy cell), yang merupakan subtipe langka dari CLL, yang namanya berasal dari penampakan limfosit berkanker saat dilihat dari mikroskop. Selain itu ada juga sindrom mielodiplastik dan kelainan mieloproliferatif.

(frp/up)
News Feed