Sabtu, 29 Des 2018 10:25 WIB

Kata Dokter Soal Maraknya Informasi Kesehatan di Era Digital

Nabilla Putri - detikHealth
Foto: Shutterstock Foto: Shutterstock
Jakarta - Di zaman yang perkembangan teknologinya semakin cepat ini, masyarakat juga semakin melek akan teknologi internet. Bahkan hampir semua orang telah memiliki media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram untuk mendapatkan ragam informasi. Salah satunya informasi seputar kesehatan.

Para influencer dan ragam situs bermunculan membahan info kesehatan. Banyak influencer dan situs yang membagikan pengalaman atau informasi kesehatan. Lantas bisakah informasi tersebut dipercaya?

"Boleh mengambil informasi tersebut sepanjang situsnya benar-benar kredibel, yang memberikan nasihat adalah tenaga medis yang sah dan kredibel," ungkap Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) periode 2018-2021 yang diketuai, dr. Daeng M Faqih, SH, MH, kepada detikHealth, belum lama ini.


dr. Daeng juga berkata mendapatkan informasi kesehatan dari internet sebenarnya sah-sah saja, asal memperhatikan beberapa hal. Misalnya pilih informasi yang telah diakui oleh IDI, pastikan penulis atau yang merespons jelas seperti dokter terpercaya, dan jangan mempercayai kutipan seseorang yang tak jelas profilnya.

"Tanyalah siapa yang memberikan konsultasi. Kalau dokter, tanya nama lengkap dan gelarnya. Serta tanya apa dokter yang bersangkutan telah memiliki STR dan SIP," tegasnya.

STR dan SIP yang dimaksud adalah Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Praktik yang berguna untuk melihat seorang dokter tersebut sudah memiliki izin untuk melakukan sesi konsultasi. Terakhir, kroscek kebenaran informasi tersebut dengan berkonsultasi langsung dengan ahli kesehatan.

(idr/up)
News Feed