Selasa, 01 Jan 2019 01:41 WIB

RSUD Tarakan Antisipasi Pasien 'Mabuk' Usai Perayaan Tahun Baru

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Dokter IGD yang berjaga di RSUD Tarakan (Foto: Uyung/detikHealth) Dokter IGD yang berjaga di RSUD Tarakan (Foto: Uyung/detikHealth)
Jakarta - Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tarakan Jakarta Pusat mengantisipasi peningkatan pasien pada malam pergantian tahun. Peningkatan jumlah pasien diperkirakan terjadi seusai puncak perayaan.

"Jam 2 ke atas biasanya," kata dr Galuh Ardhi, dokter jaga di IGD RSUD Tarakan, Senin (31/12/2018) menjelang tengah malam.



Pada malam pergantian tahun, rumah sakit umumnya menjadi sangat sibuk. Selain menerima pasien umum yang memang datang dengan riwayat penyakit yang sudah lebih dulu ada, juga mengantisipasi kemungkinan jatuhnya korban dalam perayaan tahun baru.

"Petasan, kecelakaan, intoksikasi alkohol, itu paling sering. Berantem juga," jelas dr Galuh.

Seorang dokter sedang bersiap menangani pasien.Seorang dokter sedang bersiap menangani pasien. Foto: Uyung/detikHealth


Menteri Kesehatan Nila F Moeloek pada malam pergantian tahun kali ini melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah fasilitas kesehatan, salah satunya RSUD Tarakan. Selain itu, Menkes juga mengunjungi National Command Center (NCC) 119 di Jl Percetakan Negara, Jakarta Pusat.




Simak juga video 'Pesta Tahun Baru di Bundaran HI Usai, Pasukan Oranye Beraksi':

[Gambas:Video 20detik]

(up/wdw)