Senin, 07 Jan 2019 11:02 WIB

Christian Bale Kerap Transformasi Tubuh Ekstrem, Bahaya untuk Kesehatan?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Transformasi Christian Bale dalam film Vice. Foto: Dok. Twitter Transformasi Christian Bale dalam film Vice. Foto: Dok. Twitter
Jakarta - Berperan sebagai mantan wakil presiden Amerika Serikat Dick Cheney dalam film Vice menghantarkan aktor Christian Bale meraih Best Actor dalam Golden Globe 2019.

Menjadi aktor besar Hollywood, Christian Bale dikenal kerap melakukan transformasi tubuh ekstrem demi perannya. Mulai dari kurus kering, super gemuk, bertubuh kekar, hingga bertubuh tambun dan berleher pendek pada perannya di film Vice tersebut.

Dikutip dari Men's Journal, Christian mengaku tak pernah berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi soal transformasinya. Namun pada akhirnya ia harus melakukannya untuk perannya sebagai wapres Cheney karena harus menambah 18 kg pada berat badannya.



"(Karena itu) sangat tidak sehat untuk menaikkan berat badan segitu banyak dalam waktu singkat, tapi akhirnya aku melakukannya dalam tata cara yang sehat," tutur pria berusia 44 tahun ini.

Ia menceritakan saat membuat tubuhnya kurus kering pada tahun 2004 lalu untuk film The Machinist, ia melakukannya dengan metode yang ia sebut 'brilian'. Ia terus-terusan merokok dan meminum wiski untuk menurunkan berat badannya.

Tapi saat ia mencobanya lagi ketika menginjak usia 40-an, metode 'brilian' tersebut tak berhasil malah membuatnya terbangun dengan jantung berdebar hebat dan merasa tidak enak badan. Sang istri kerap merasa khawatir tiap kali ia 'bertransformasi'.

"Tentu ia khawatir, tapi dia juga sangat suportif. Dia mengancam jika aku melakukan kerusakan permanen pada diriku sendiri, dia kan membunuhku. Beberapa kali aku memergokinya mengetes apakah aku masih bernapas tiap kali bangun tidur. Walau terasa tidak nyaman, ia masih menyukai karakter yang kuperankan," pungkasnya.




(frp/up)
News Feed