Rabu, 09 Jan 2019 11:00 WIB

5 Penyebab Radang Tenggorokan yang Paling Umum Ditemukan

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Radang tenggorokan bikin sulit bicara apalagi menelan makanan (Foto: iStock) Radang tenggorokan bikin sulit bicara apalagi menelan makanan (Foto: iStock)
Jakarta - Ustaz Arifin Ilham dikabarkan mengalami radang tenggorokan dalam perawatan di RS Cipto Mangunkusumo. Kabar ini disampaikan oleh sang adik, Noor Komariah Ilham alias Kokom.

"Dokter itu radang tenggorokan ya seperti itu, yang ya kayak kita seperti sariawan di tenggorokan perih sakit seperti itu dokter bilang yang disembuhkan itu ya radang tenggorokannya biar dia bisa istirahat, batuknya nggak lagi. Diobatin ini ya batuk fokusnya ke saluran pernapasannya," ujarnya, seperti diberitakan detiknews.

Dikutip dari Healthline, radang tenggorokan merupakan salah satu keluhan paling umum yang dirasakan saat seseorang memeriksakan ke dokter. Diperkirakan tiap tahun ada 13 juta kunjungan ke dokter dengan keluhan tersebut.

Didefinisikan sebagai keluhan nyeri, kering, dan gatal di tenggorokan, penyebab paling umum pada keluhan ini adalah infeksi. Sering menyebabkan susah bicara apalagi menelan, dan menyebabkan tonsil tampak memerah pertanda radang.



Beberapa penyebab paling umum adalah sebagai berikut.

1. Infeksi
Infeksi bakteri streptococcus merupakan penyebab pada 40 persen radang tenggorokan pada anak. Mikroorganisme lainnya seperti virus flu juga bisa menjadi salah satu pemicu terbanyak.

2. Alergi
Sistem imun bereaksi pada pemicu alergi dalam berbagai bentuk. Radang adalah salah satunya, dan bisa terjadi di tenggorokan.

3. Iritasi
Cuaca kering menyebabkan mulut dan tenggorokan mudah mengalami gatal-gatal dan iritasi. Terlebih jika ada paparan polusi seperti asap rokok maupun debu.

4. GERD
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau berbaliknya asam lambung ke arah mulut bisa menyebabkan iritasi. Biasanya disertai juga dengan nyeri di sekitar dada.

5. Tumor
Tumor di sekitar rongga mulut juga bisa memicu radang tenggorokan. Perlu diwaspadai sebagai gejala kanker apabila tidak jelas penyebabnya dan tidak sembuh setelah beberapa waktu.

6. Berteriak
Tekanan otot saat berteriak atau berbicara terlalu keras bisa memicu radang pada tenggorokan. Apalagi dilakukan secara terus menerus dalam waktu yang lama.

(up/up)