Minggu, 13 Jan 2019 09:11 WIB

Mengapa Jahitan Caesar Bisa Lepas Sampai Usus Keluar?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Hanya bermaksud membungkuk untuk mengambil sampo, Mel Bremmer (38) asal Skotlandia mengalami hal mengerikan. Jahitan caesarnya lepas hingga ususnya terburai keluar, saat itu 9 Desember 2011 tepat lima hari usai ia melahirkan anak pertamanya, Nadie.

"Aku tak ingat apakah aku merasakan akan terjadi atau melihatnya terjadi lebih dulu, tapi ususku tahu-tahu keluar dari perut. Aku segera 'menangkapnya'," tutur Mel, dikutip dari Fox News.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), ada beberapa komplikasi yang dialami para wanita yang melakukan metode caesar saat melahirkan. Komplikasi ini meliputi infeksi, kehilangan darah, penggumpalan darah, cederah pada usus atau kandung kemih atau reaksi obat atau anestesi.



Cedera yang dialami Mel merupakan kasus pelepasan jahitan yang jarang terjadi, yang disebut incision dehiscence. Dalam studi tahun 2010 di Archives of Gynecology and Obstetrics, 1,2 persen pemulihan dari metode caesar mengalami kasus ini.

ACOG merekomendasikan perawatan khusus dan aktivitas terbatas usai wanita yang melakukan metode caesar keluar dari rumah sakit. Karena bisa mengalami kram ringan, pendarahan, nyeri di jahitan atau keluarnya cairan selama nyaris enam minggu.

Disarankan pula untuk tidak mengangkat hal-hal yang lebih berat dari bayi dan hindari mengangkat dari posisi jongkok. Selain itu, hindari menggosok area jahitan dan juga merendam luka di bathtub atau kolam renang.

Saat mengetahui ususnya keluar, Mel langsung memanggil pasangannya, Aidan Johnson (40). Ia menjalani operasi untuk memperbaiki lukanya. Kini ia semakin membaik dan bahkan bisa melahirkan dua anak lagi menggunakan metode yang sama, tanpa komplikasi.

(frp/up)
News Feed