Rabu, 16 Jan 2019 20:34 WIB

Dokter Ganteng Bicara Soal Gaji, Berapa Sih Memangnya?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
dr Vito Damay menyebut jadi dokter belajar seumur hidup. (Foto: Aisyah/detikHealth) dr Vito Damay menyebut jadi dokter 'belajar seumur hidup'. (Foto: Aisyah/detikHealth)
Jakarta - Gaji dokter tengah jadi sorotan sejak calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyebut banyak dokter dibayar lebih rendah dari tukang parkir. Pernyataan ini membuat banyak orang penasaran, berapa sih gaji dokter sebenarnya?

Seorang dokter jantung yang juga penulis buku, dr Vito Damay, SpJP(K), FIHA, FICA, angkat bicara soal hal itu. Tampil di channel youtube pribadinya, dr Vito, demikian ia akrab disapa, mengawali penjelasannya dengan proses panjang untuk menjadi seorang dokter.

Butuh sekolah kedokteran selama bertahun-tahun untuk menjadi dokter, kata dr Vito. Biayanya bervariasi. Ada yang gratis, ada yang murah, tapi juga ada yang mencapai ratusan juta rupiah.

Begitu lulus wisuda, gelar dokter tidak serta merta langsung bisa didapat. Masih perlu koas sekitar 2 tahun untuk benar-benar bisa diambil sumpah menjadi seorang dokter umum.

"Apakah sudah bisa praktik mandiri? Belum bisa. Setelah itu kamu boleh mengikuti program internship atau magang. Intinya kamu kerja magang sebagai dokter tapi ada supervisi dari dokter yang lebih senior," jelas dr Vito.

Usai melalui proses panjang tersebut, seorang dokter bisa memilih untuk tetap jadi dokter yang bergerak di bidang klinis, atau menekuni bidang lain seperti duduk di pemerintahan maupun terjun ke dunia entertainment. Mau jadi dokter spesialis juga bisa, tapi tentu saja butuh proses yang lebih panjang lagi.
Kalau menjadi seorang dokter, jangan tanya dulu berapa gaji. Pikirkan bener nggak ini minatmu, bener nggak ini tujuan hidupmu ... menjadi seorang dokter adalah belajar seumur hidupdr Vito Damay, SpJP(K), FIHA, FICA - Dokter dan penulis buku



Ada satu hal yang dr Vito tekankan di akhir penjelasannya.

"Kalau menjadi seorang dokter, jangan tanya dulu berapa gaji. Pikirkan bener nggak ini minatmu, bener nggak ini tujuan hidupmu. Bener nggak kamu bersiap untuk bisa sekolah lama banget, karena menjadi seorang dokter adalah belajar seumur hidup," kata dr Vito.

Diberitakan oleh detiknews, Ketum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr Daeng M Faqih menyebut masih banyak dokter di Indonesia yang gajinya di bawah Rp 3 juta perbulan. Menurutnya, mayoritas dokter umum berpraktik pada golongan III dengan masa kerja di bawah 5-10 tahun.

Sementara Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyebut profesi dokter umumnya sejahtera karena punya keahlian dan bisa praktik di 3 tempat. Dicontohkan, dokter-dokter yang tergabung dalam program Nusantara Sehat gajinya sudah Rp 11 juta.

"Wah banyak kolega saya yang gajinya gede, kalau lihat dari pajaknya, gede-gede," kata Menkes Nila.

Jadi berapa sih gaji dokter sebenarnya?

(up/up)