Kamis, 17 Jan 2019 12:52 WIB

Soal Bahan Kimia Berbahaya dalam Struk ATM, Kemenkes Angkat Bicara

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Struk ATM mengandung BPA yang mungkin berdampak buruk pada kesehatan. (Foto: Aditya Fajar Indrawan/detikcom) Struk ATM mengandung BPA yang mungkin berdampak buruk pada kesehatan. (Foto: Aditya Fajar Indrawan/detikcom)
Jakarta - Struk ATM dalam beberapa studi diketahui memiliki senyawa kimia Bisphenol A (BPA) dan disebut-sebut berbahaya bagi kesehatan jika terpapar terlalu lama.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI dr Imran Agus Nurali mengatakan struk ATM mengandung BPA yang mungkin berdampak buruk pada kesehatan.

"Memang ada informasi kertas print dari ATM itu mengandung Bisphenol A, semacam bahan dari plastik. Juga sekarang sudah dianggap bisa menimbulkan dampak buruk pada kesehatan," Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr Imran Agus Nurali, dikutip dari rilis Kemenkes pada Rabu (16/1/2019).


Namun untuk lebih detail, dr Imran menambahkan masih perlu kajian yang mendalam terkait bagaimana proses BPA masuk ke dalam tubuh dan apa yang disebabkan jika terpapar BPA.

"Uji klinis yang tidak mudah saya rasa. Ini peranan lembaga penelitian atau akademisi untuk memfasilitasi. Mudah-mudahan dampaknya nanti ke kebijakan pemerintah terkait penggunaan plastik," imbuhnya.

Kemenkes mengimbau, sampai penelitian lebih lanjut dilakukan, masyarakat diminta tetap waspada dengan melakukan langkah antisipatif. Misalnya tidak memegang struk terlalu lama, serta saling mengingatkan kepada orang di lingkungan sekitar.

(kna/up)
News Feed