Rabu, 23 Jan 2019 09:15 WIB

Program Wajib Kerja Dokter Spesialis Resmi Batal

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi program wajib kerja dokter spesialis (WKDS). Foto: iStock Ilustrasi program wajib kerja dokter spesialis (WKDS). Foto: iStock
Jakarta - Program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) yang diresmikan pada 2017 lalu resmi batal. Hal ini sesuai keputusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 25 P/HUM/2018 pada Selasa (18/12/2018).

"Setelah putusan MA dengan sendirinya dalam 90 hari tidak berlaku lagi WKDS. Karena itu sebelum 90 hari penggantinya harus sudah ada agar terjadi kesinambungan," kata Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDMK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Usman Sumantri pada detikHealth, Rabu (23/01/2019).


Menurut Usman, dengan keputusan tersebut maka Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2017 yang meneguhkan WKDS telah dicabut. Saat ini pemerintah sedang menyiapkan Perpres dan program penggantinya, dengan menghilangkan kata wajib sesuai keputusan MA.

Kabar pembatalan WKDS kali pertama tersiar melalui informasi di kalangan dokter. Pembatalan berdasarkan gugatan yang diajukan dr Ganis Irawan pada Mahkamah Agung (MA).

Pembatalan WKDS juga ditegaskan Sekretaris Utama Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) Patrianef, yang ikut serta dalam pengajuan gugatan. Perkara WKDS terdaftar di MA dengan nomor 62P/HUM/2018.




Simak juga video 'Dokter Terawan Bakal 'Cuci Otak' 1.000 Warga Vietnam':

[Gambas:Video 20detik]


Program Wajib Kerja Dokter Spesialis Resmi Batal
(up/up)
News Feed