Cegah DBD, 5 Tanaman Ini Ampuh untuk Mengusir Nyamuk (2)

Cegah DBD, 5 Tanaman Ini Ampuh untuk Mengusir Nyamuk (2)

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Sabtu, 26 Jan 2019 16:05 WIB
Cegah DBD, 5 Tanaman Ini Ampuh untuk Mengusir Nyamuk (2)
Ilustrasi demam berdarah dengue (DBD). Foto: thinkstock
Jakarta - Musim hujan masih mengguyur Indonesia di awal tahun 2019 ini. Belakangan cuacanya semakin tidak menentu, menyebabkan beberapa genangan air yang akan menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti, penyebar penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Salah satu kiat mengantisipasi dan mencegah DBD yang dicanangkan oleh Dinas Kesehatan di beberapa daerah adalah penggunaan tanaman pengusir nyamuk. Sebagai salah satu cara alami untuk mengusir nyamuk sekaligus serangga, tanaman-tanaman berikut ini juga memiliki beberapa fungsi lainnya:

Floss Flower

Foss flower. Foto: commons wikimedia/C T Johansson
Bunga ini sering disebut tanaman bandotan atau ageratum, dengan nama ilmiahnya Ageratum houstounianum. Awalnya, bunga ini berwarna biru, namun dengan kawin silang memberi warna putih, pink, ungu hingga keemasan.

Meski ageratum di Indonesia dan di beberapa negara lain cukup berbeda, namun mereka sama-sama memproduksi aroma yang tidak disukai nyamuk, menurut situs SFGate. meski begitu, kupu-kupu menyukai aroma bunga ini saat mekar.

Basil atau kemangi

Basil. Foto: commons wikimedia/Rasbak
Biasanya kemangi atau basil ditanam sebagai bumbu dapur, untuk memberikan rasa lebih pada makanan. Namun tanaman ini juga bisa mengusir serangga dan juga nyamuk.

Basil atau kemangi menjadi salah satu dari sedikit tanaman yang memberikan aroma pengusir serangga yang sangat kuat tanpa perlu menghancurkan daunnya. Sebuah studi pada tahun 2009 menunjukkan bahwa minyak esensial basil sangat beracun bagi jentik nyamuk.

Catnip

catnip. Foto: commons wikimedia/Matt Lavin

Bagi pemilik hewan peliharaan kucing, pasti familiar dengan tanaman catnip. Kucing sangat menggilai tanaman ini hingga sampai dijuluki 'ganjanya kucing'.

Tanaman catnip atau akar kucing mirip dengan tanaman keluarga mint, namun aroma yang dikeluarkan berbeda. Kucing mungkin menyukainya, namun nyamuk tidak menyukainya sama sekali. Zat kimia yang terkandung di dalamnya yang disebut nepetalactone, merupakan penarik kucing sekaligus pengusir serangga.

Zodia

Ilustrasi zodia. Foto: commons wikimedia/Kurt Stüber
Zodia (Evodia sauveolens) adalah tumbuhan yang masih tergolong dari suku jeruk-jerukan dan merupakan tanaman asli Indonesia tepatnya dari Papua. Oleh masyarakat Papua tanaman zodia umum dipakai sebagai media pengusir serangga dengan cara mengusapkannya ke seluruh tubuh.

Bila Anda ingin memelihara zodia sebagai tanaman hias maka disarankan agar meletakkannya di titik akses angin berhembus ke dalam ruangan. Alasannya agar aroma zodia tersebar merata sehingga efektif untuk mengusir nyamuk.

Hindari menempatkan zodia di ruangan sempit karena aromanya yang kuat bisa membuat pusing beberapa orang.

Kenanga

Tanaman kenanga. Foto: Deni Prastyo Utomo

Kenanga (Cananga odorata) juga tumbuhan asli Indonesia dan sering dipakai untuk kegiatan khusus seperti misalnya acara perkawinan.

Bunga kenanga memiliki kandungan minyak atsiri yang menurut hasil penelitian efektif dalam menolak nyamuk. Di dalam minyak atsiri diketahui terdapat senyawa linalool, geraniol, dan eugenol yang tidak disukai oleh serangga pada umumnya.

Halaman 2 dari 6

Bunga ini sering disebut tanaman bandotan atau ageratum, dengan nama ilmiahnya Ageratum houstounianum. Awalnya, bunga ini berwarna biru, namun dengan kawin silang memberi warna putih, pink, ungu hingga keemasan.

Meski ageratum di Indonesia dan di beberapa negara lain cukup berbeda, namun mereka sama-sama memproduksi aroma yang tidak disukai nyamuk, menurut situs SFGate. meski begitu, kupu-kupu menyukai aroma bunga ini saat mekar.

Biasanya kemangi atau basil ditanam sebagai bumbu dapur, untuk memberikan rasa lebih pada makanan. Namun tanaman ini juga bisa mengusir serangga dan juga nyamuk.

Basil atau kemangi menjadi salah satu dari sedikit tanaman yang memberikan aroma pengusir serangga yang sangat kuat tanpa perlu menghancurkan daunnya. Sebuah studi pada tahun 2009 menunjukkan bahwa minyak esensial basil sangat beracun bagi jentik nyamuk.

Bagi pemilik hewan peliharaan kucing, pasti familiar dengan tanaman catnip. Kucing sangat menggilai tanaman ini hingga sampai dijuluki 'ganjanya kucing'.

Tanaman catnip atau akar kucing mirip dengan tanaman keluarga mint, namun aroma yang dikeluarkan berbeda. Kucing mungkin menyukainya, namun nyamuk tidak menyukainya sama sekali. Zat kimia yang terkandung di dalamnya yang disebut nepetalactone, merupakan penarik kucing sekaligus pengusir serangga.

Zodia (Evodia sauveolens) adalah tumbuhan yang masih tergolong dari suku jeruk-jerukan dan merupakan tanaman asli Indonesia tepatnya dari Papua. Oleh masyarakat Papua tanaman zodia umum dipakai sebagai media pengusir serangga dengan cara mengusapkannya ke seluruh tubuh.

Bila Anda ingin memelihara zodia sebagai tanaman hias maka disarankan agar meletakkannya di titik akses angin berhembus ke dalam ruangan. Alasannya agar aroma zodia tersebar merata sehingga efektif untuk mengusir nyamuk.

Hindari menempatkan zodia di ruangan sempit karena aromanya yang kuat bisa membuat pusing beberapa orang.

Kenanga (Cananga odorata) juga tumbuhan asli Indonesia dan sering dipakai untuk kegiatan khusus seperti misalnya acara perkawinan.

Bunga kenanga memiliki kandungan minyak atsiri yang menurut hasil penelitian efektif dalam menolak nyamuk. Di dalam minyak atsiri diketahui terdapat senyawa linalool, geraniol, dan eugenol yang tidak disukai oleh serangga pada umumnya.

(frp/up)

Berita Terkait