Dikutip dari situs A Conscious Rethink, ekspresi negatif tersebut adalah hal yang wajar. Namun sebelum marah, pahami terlebih dulu jika sebetulnya tidak ada orang yang ingin bohong. Pembohong kerap merasa perilaku tidak jujur adalah upaya paling tepat dan cepat untuk menyelamatkan diri (self preservation).
Bohong tidak selalu bertujuan menyakiti orang lain, atau yang kerap disebut white lies demi alasan sosial. Bohong juga ada kaitannya dengan gangguan psikis seperti pada gangguan mythomania yang punya kebiasaan bohong kronis. Dikutip dari Health Line, pembohong patologis kerap beraksi tanpa alasan jelas, meski dalam beberapa kasus disebabkan adanya gangguan kepribadian antisosial (sosiopati).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taibbi juga mengingatkan untuk tidak serta merta mengekspresikan emosi negatif yang dirasakan akibat dibohongi. Kebohongan yang biasanya bersifat situasional harus dihadapi dengan ketenangan dan akal sehat. Pihak ketiga dilibatkan bila mereka yang terlibat langsung tak bisa menyelesaikan masalah tersebut. Tentunya, pihak ketiga yang terlibat harus netral dan punya kompetensi.











































