Senin, 04 Feb 2019 11:56 WIB

Induk Perusahaan Google Punya Rencana Berantas Nyamuk di Seluruh Dunia

Firdaus Anwar - detikHealth
Bisakah populasi nyamuk Aedes dimusnahkan?  (Foto: thinkstock) Bisakah populasi nyamuk Aedes dimusnahkan? (Foto: thinkstock)
Jakarta - Induk perusahaan raksasa teknologi Google, Alphabet, mulai mengalihkan perhatiannya dalam upaya pemberantasan penyakit. Hal ini terlihat ketika para penelitinya mulai bekerja di laboratorium super canggih untuk mengembangkan nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia.

Nyamuk ber-Wolbachia bekerja dengan cara menekan kemampuan reproduksi nyamuk di alam liar. Ketika nyamuk laboratorium jantan dilepas dan kawin dengan nyamuk liar, telur-telur yang dihasilkannya tidak akan menetas.

Laboratorium yang dijalankan oleh anak perusahaan Alphabet, Verily Life Sciences, sendiri saat ini masih dalam tahap percobaan di daerah California. Setiap pagi selama April-November mobil van berkeliling melepaskan nyamuk di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan logaritma.



Dikutip dari Bloomberg, Senin (4/2/2019), yang membedakan laboratorium Verily dengan laboratorium lain di dunia hampir semua upaya dilakukan secara otomatis. Robot bertugas merawat nyamuk mulai dari telur hingga dewasa, memisahkan gender, hingga melepasnya.

Setiap kelompok nyamuk diberi pengenal digital sehingga bisa dilacak sampai proses pelepasan.

Salah satu peneliti Jacob Crawford mengatakan tujuan utama dari proyeknya adalah bagaimana meningkatkan skala produksi nyamuk ber-Wolbachia di berbagai penjuru dunia. Proyek yang sama disebut sudah mulai berjalan di Australia dan berhasil menurunkan populasi nyamuk Aedes hingga 80 persen.

"Kunci utamanya adalah bagaimana menjalankan program dengan cara yang murah dan efisien. Dengan demikian kita bisa melakukannya di tempat-tempat yang dananya tidak banyak," kata Jacob.

(fds/up)
News Feed