Sabtu, 09 Feb 2019 14:00 WIB

Musim Hujan, Kenali 2 Jenis Batuk yang Paling Sering Diderita

Tia Reisha - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Ternyata ada 2 jenis batuk yang paling sering diderita saat musim hujan, yakni batuk kering dan batuk berdahak. Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi mengatakan batuk berdahak disebut juga batuk produktif, yaitu jika batuk terjadi akibat adanya rangsangan dari dahak, reak, atau lendir dalam saluran napas.

"Sedangkan batuk kering yang disebut juga dengan batuk non produktif adalah jika batuk terjadi bukan karena adanya dahak, reak, atau lendir dalam saluran napas," ujarnya kepada detikHealth, Sabtu (9/2/2019).


Menurut dr. Helmi di momen pergantian musim atau musim pancaroba, kedua batuk tersebut memang kerap diderita karena tubuh dihadapkan pada kondisi yang sangat dinamis tapi tubuh harus selalu beradaptasi. Jika tubuh gagal beradaptasi dengan cepat maka akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, termasuk batuk.

"Batuk bisa membuat seseorang mengalami gangguan makan dan istirahat. Hal ini akan mengganggu daya tahan tubuh," sambung dr. Helmin.


Di antara kedua batuk tersebut, batuk berdahak merupakan batuk yang lebih mengganggu karena adanya lendir atau dahak di saluran pernapasan yang menimbulkan refleks batuk. Dahak tersebut, kata dr. Helmin, harus dikeluarkan dari saluran pernapasan untuk melonggarkan saluran napas. Jika dahak sudah dibersihkan dari saluran napas, refleks batuk pun akan berhenti.

"Untuk mencegah batuk, hindari pencetus batuk. Namun jika sudah terkena batuk, minum obat batuk merupakan salah satu cara untuk meredakan dengan cepat. Dengan pengobatan yang tepat sesuai jenis batuk, maka batuk akan dapat mereda lebih cepat. Untuk batuk berdahak, sebaiknya minum obat batuk yang mengandung penghancur dan pengencer dahak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan," jelas dr. Helmin.

Salah satu obat pereda batuk berdahak yang tepat untuk dikonsumsi adalah Woods' Herbal Cough Syrup yang mengandung bahan alami 3DM (daun ivy, daun meniran, daun mint dan madu). Obat batuk ini bisa meredakan batuk berdahak tanpa menyebabkan kantuk, tidak mengandung alkohol, dan dapat menjaga daya tahan tubuh saat batuk. (mul/ega)