Kamis, 14 Feb 2019 11:18 WIB

Valentine, Momen Tepat Ingatkan Pacar Cek Kolesterol

Tia Reisha - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Ekpresi cinta di momen valentine bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya mengingatkan orang terkasih untuk menjaga kesehatan, termasuk cek kolesterol.

Memeriksa kadar kolesterol dalam darah merupakan salah satu langkah untuk terhindar dari kolesterol tinggi dan risiko penyakit lain. Cek kolesterol secara rutin pun dianjurkan baik untuk mereka yang sehat maupun bagi orang berisiko tinggi.

"Kolesterol adalah lemak yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi dengan baik. Namun, terlalu banyak kolesterol ternyata juga berdampak tidak baik karena dapat menyebabkan, penyakit jantung, stroke, aterosklerosis yaitu penyumbatan atau pengerasan pada arteri," ujar Medical Advisor Kalbe Nutritionals, dr. Ervina Hasti W kepada detikHealth, Kamis (14/2/2019).


Menurutnya, cek kolesterol perlu dilakukan setiap 5 tahun sekali sejak usia 20 tahun. Namun pagi penderita diabetes, jantung, stroke, atau tekanan darah tinggi, atau bagi mereka yang tengah melakukan pengobatan kolesterol, cek kolesterol dapat dilakukan setiap tahun.

"Pengecekan kolesterol sangat penting bagi mereka yang berisiko tinggi, yakni punya riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi atau penyakit jantung, kelebihan berat badan atau obesitas. Sering minum alkohol dan merokok. Gaya hidup yang tidak aktif seperti jarang olahraga atau kegiatan di luar rumah. Menderita diabetes, penyakit ginjal, atau kelenjar tiroid yang kurang aktif," jelas dr. Ervina.

Sedangkan hasil cek kolesterol yang ideal untuk orang dewasa, lanjut dr. Ervina, adalah ketika kadar kolesterol baik (HDL) berada di atas 40-60 mg/dL, semakin tinggi jumlahnya maka semakin baik.


Lalu, kadar kolesterol jahat (LDL) berkisar di angka 70-130 mg/dL dan semakin rendah jumlahnya maka semakin baik. Sedangkan kolesterol total di bawah 200 mg/dL dan jika jumlahnya semakin rendah maka semakin baik.

"Kadar kolesterol darah tinggi biasanya disebabkan oleh makan-makanan yang tidak sehat. Contohnya, makanan gorengan yang banyak mengandung lemak jenuh. Selain itu, obesitas, gaya hidup yang tidak sehat seperti jarang berolahraga, merokok, konsumsi alkohol," sambungnya.

Untuk terhindar dari kolesterol tinggi, dr. Ervina menyarankan untuk menerapkan 7 langkah TANGKAL kolesterol, yakni Teratur periksa kolesterol, Awasi asupan dan pola makan, Nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol, Giat berolahraga, Kendalikan berat badan dan hindari stress.

Dia juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung Plant Stanol Ester (PSE) karena membantu menurunkan kolesterol jahat.

"Sehingga dapat mencegah kolesterol dari makanan terserap tubuh. Telah teruji klinis dengan mengkonsumsi PSE, jumlah kolesterol yang berasal dari makanan yang terserap hanya sekitar 20%," tutup dia,

Nutrive Benecol adalah minuman teruji klinis yang mengandung Plant Stanol Ester (PSE) sehingga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol hingga 7-10% jika dikonsumsi rutin 2 kali sehari selama 2-3 minggu. Nutrive Benecol juga dapat membantu mengurangi kolesterol dan risiko jantung koroner. (mul/ega)
News Feed