Kamis, 14 Feb 2019 11:28 WIB

Seberapa Besar Angka Harapan Hidup pada Pasien Kanker Darah?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi pengidap kanker darah. Foto: iStock Ilustrasi pengidap kanker darah. Foto: iStock
Jakarta - Kanker darah terbagi menjadi tiga tipe utama, yaitu leukemia, limfoma, dan myeloma. Menurut Dr dr Andhika Rachman, SpPD-KHOM, FINASIM dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) jika dilihar dari rentang usia, limfoma memiliki angka harapan hidup cukup besar.

"Kita lihat dari markernya, namanya LDH (lactic dehydrogenase) yang kita pakai untuk melihat (tingkat keparahan kanker). Dan melihat juga performance status si pasien, semakin bagus status performance-nya, survival-nya juga semakin tinggi. Angka harapan hidup kanker darah di Indonesia cukup jelek dibanding dengan kanker lainnya," katanya kepada detikHealth, Kamis (14/12/2019).

Angka harapan hidup menyatakan kemungkinan waktu hidup pada pasien dengan jenis dan stadium kanker yang sama setelah mereka terdiagnosis. Namun angka harapan hidup tidak menentukan sisa waktu hidup, namun akan membantu lebih memahami apakah pengobatan yang dilakukan akan sukses.

Yayasan Kanker Amerika Serikat (ACS) menyebutkan biasanya statistik memberikan 5 tahun sebagai tolak ukur angka harapan hidup. Contohnya, angka harapan hidupnya 90 persen berarti diperkirakan 90 dari 100 orang yang memiliki kanker tersebut dapat hidup 5 tahun usai terdiagnosis.

Akan tetapi, banyak pengidap kanker yang justru hidup lebih lama dari 5 tahun setelah diagnosis. Serta tidak semua orang yang mengidap kanker ingin mengetahui angka harapan hidup mereka.


Senada, Dr Ronald A Hukom, SpPD,KHOM juga menyebutkan angka harapan hidup pada leukemia bergantung pada kategorinya. Leukemia bisa diklasifikan dalam dua kategori, yakni akut dan kronik.

"Leukemia kronik CML bisa 90-95 persen pasien masih bertahan hidup lebih 10 tahun dengan obat oral saja. Leukemia akut orang dewasa, biasanya AML, kurang dari 25 persen pasien yg bisa bertahan 5 tahun," kata dr Ronald yang berpraktik di RS Kanker Dharmais ini.

CML merupakan salah satu tipe dari leukemia, yakni chronic myeloid leukemia (CML) dan AML adalah acute myeloid leukemia (AML). Dua tipe ini merupakan jenis leukemia yang banyak didiagnosis di Indonesia.

Walaupun begitu, ACS memperkirakan angka harapan hidup pasien kanker darah bisa terus meningkat seiring dengan perkembangan dan inovasi medis. Di Amerika Serikat sendiri, angka harapan hidup pasien kanker darah tercatat meningkat selama 20 tahun terakhir.

(frp/up)
News Feed