Kamis, 14 Feb 2019 19:05 WIB

Cara Menghitung Masa Subur Pria dan Wanita

Tim detikhealth - detikHealth
Cara Menghitung Masa Subur Pria dan Wanita/Foto: iStock Cara Menghitung Masa Subur Pria dan Wanita/Foto: iStock
Jakarta - Saat dua pasangan dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan, tentu keinginan untuk segera memiliki buah hati menjadi dambaan bagi kebanyakan pasangan setelah menikah. Untuk bisa mendapatkan buah hati dengan waktu yang relatif cepat, tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti halnya masa subur pria dan wanita. Lantas, bagaimana cara menghitung masa subur pria dan wanita?

Cara Menghitung Masa Subur Pria

Bukan hanya wanita, ternyata pria juga memiliki masa subur yang hampir sama dengan wanita. Bedanya, jika wanita memiliki masa subur yang bisa terjadi 2 - 3 hari selama 1 bulan setelah berakhirnya menstruasi. Maka pria memiliki masa subur hampir setiap hari. Di mana masa subur pria merupakan kondisi saat sperma berada dalam jumlah yang sangat banyak dengan kondisi yang sangat baik.

Sebenarnya, kesuburan pria dapat ditentukan selama ia masih dapat menghasilkan sperma dengan jumlah dan kondisi yang baik. Namun selain itu ada beberapa waktu yang membuat sperma pria menjadi lebih baik bahkan dapat diproduksi dalam jumlah yang sangat banyak. Selain itu, tingkat kesuburan pria juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain.



Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kesuburan sperma pada pria:


1. Kuantitas Sperma

Idealnya, seorang pria yang melakukan ejakulasi akan mengeluarkan 15 juta lebih sel sperma setiap per mililiter. Dimana dengan jumlah yang sangat banyak tersebut, maka beberapa sel sperma yang masuk akan mampu membuahi sel telur dengan sempurna. Namun, jika jumlahnya kurang dari itu maka proses pembuahan bisa saja menurun.

2. Waktu Puncak Produksi Sperma

Selain kuantitas sperma yang dikeluarkan, maka penting bagi Anda dan pasangan untuk mengetahui waktu puncak produksi sperma yang paling baik setiap harinya. Di mana waktu terbaik untuk memproduksi sperma pria adalah sekitar pukul 4 - 7 pagi. Waktu tersebut merupakan jam-jam di mana produksi sperma sangat melimpah ruah dengan kondisi yang sangat baik.

3. Waktu Keluarnya Sperma

Selain waktu produksi sperma terbaik, ada waktu dimana keluarnya sperma menjadi lebih baik dibanding hari-hari lainnya, yaitu masa paling subur pria adalah hari ke 3 hingga hari ke 7 setelah masa ejakulasi berakhir (keluarnya sperma dari organ reproduksi. Pada waktu tersebut, sperma telah berada pada kondisi yang sangat baik dengan tingkat kematangan yang lebih tinggi. Selain itu, jumlahnya juga sangat banyak sehingga proses pembuahan dapat dilakukan dengan maksimal.

4. Pergerakan Sperma

Untuk bisa melakukan proses pembuahan pada sel telur wanita dengan baik, setidaknya sperma yang dikeluarkan harus memiliki pergerakan yang cukup baik. Di mana hampir 40% terjadinya pembuahan dipengaruhi oleh faktor pergerakan sel sperma yang dikeluarkan.

5. Struktur Sperma

Selain pergerakan sperma, struktur sperma pria juga memiliki pengaruh yang cukup besar pada proses pembuahan. Idealnya, struktur sperma yang bagus adalah sperma yang terdiri atas kepala dan memiliki ekor yang panjang.



6. Kondisi Musim

Menurut sebuah penelitian, kondisi musim memiliki peran yang sangat besar untuk proses reproduksi sperma pria. Dimana pada musim dingin sperma akan lebih banyak diproduksi dibandingkan saat musim panas.

Dari beberapa penjelasan di atas, dapat diketahui jika pria memiliki masa subur hampir setiap hari. Namun untuk memaksimalkan proses pembuahan untuk kemungkinan terjadinya kehamilan lebih besar. Maka sebagai pasangan Anda bisa menggunakan patokan waktu kapan sperma diproduksi.

Karena jika sperma yang dihasilkan memiliki jumlah yang cukup dengan kondisi yang baik. Maka proses pembuahan pada sel telur wanita pun juga dapat dilakukan dengan baik. Hal ini sangat menguntungkan bagi mereka yang ingin segera memiliki buah hati.

Selain mengetahui masa subur pria, masa subur wanita juga penting untuk Anda ketahui. Dimana wanita memiliki waktu-waktu khusus yang menjadi masa subur bagi mereka. Saat seorang wanita berada dalam masa suburnya. Maka proses pembuahan yang akan dilakukan pun akan terjadi secara maksimal. Bahkan kemungkinan untuk bisa hamil pun juga sangat besar. Untuk itu, sangat penting sekali bagi mereka untuk mengetahui masa suburnya.

Cara Menghitung Masa Subur Wanita

Berbeda dengan pria yang memiliki masa subur hampir setiap hari, wanita justru memiliki masa subur yang hanya terjadi 2 - 3 hari dalam 1 bulan yang dapat dihitung setelah berakhirnya menstruasi. Dimana cara termudah yang bisa dilakukan untuk mengetahui kapan masa subur wanita terjadi adalah dengan sistem penghitungan kalender masa subur.

Meskipun caranya terbilang cukup ribet, namun kemungkinan untuk hasilnya sangat efektif. Di mana Anda bisa membuat catatan khusus mengenai kapan mulainya menstruasi dan hari terakhir menstruasi. Siklus ini dapat dihitung mulai dari hari pertama menstruasi hingga menstruasi di bulan berikutnya. Idealnya, Anda bisa menghitung hingga 4 - 8 bulan untuk mengetahui siklus panjang pendeknya waktu menstruasi.

Secara normal, siklus menstruasi terjadi dalam jangka waktu antara 21 - 35 hari. Di mana saat menstruasi terjadi, maka ovum (sel telur) wanita akan mulai tumbuh dan berkembang di dalam ovarium (rahim). Saat ovum sudah matang, maka ovarium akan melepaskan ovum. Peristiwa ini disebut dengan ovulasi (masa subur).

Masa ovulasi sendiri akan berlangsung 12 - 14 hari yang dihitung dari hari pertama menstruasi. Sedangkan idealnya masa subur wanita terjadi pada hari ke 10 sampai hari ke 17 sejah hari berakhirnya menstruasi. Namun hal ini belum bisa dijadikan patokan karena siklus menstruasi setiap wanita berbeda-beda. Maka sangat penting bagi Anda untuk membuat catatan khusus mengenai periode dari siklus menstruasi Anda.

Namun selain dapat dilakukan dengan cara penghitungan masa subur. Masa subur wanita juga dapat ditandai dengan beberapa ciri sebagai berikut:

Ciri-Ciri Masa Subur Wanita

Ada beberapa ciri khusus yang bisa menjadi tanda bahwa wanita sedang berada pada masa suburnya. Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut adalah ciri-ciri yang bisa Anda ketahui bahwa wanita sedang dalam masa subur:

- Gairah seks yang lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa
- Keluarnya cairan bening yang mirip seperti putih telur yang disertai dengan adanya bercak kecoklatan
- Bagian rahin terasa lebih lembut dan terbuka
- Nyeri pada bagian payudara namun waktunya tidak lama
- Perut bagian bawah terasa sakit disertai dengan rasa kembung atau mulas
- Sakit kepala
- Mual
- Lebih sensitif terutama di bagian indera penciumannya

Selain bisa menghitung kapan masa subur wanita terjadi, beberapa ciri masa subur di atas bisa menjadi tanda bahwa pasangan wanita Anda sedang berada pada masa subur. Meskipun sebagian pasangan kurang peka terhadap ciri di atas. Namun jika Anda merasakan beberapa kondisi yang beda seperti yang telah disebutkan di atas. Maka kemungkinan besar waktu tersebut menjadi waktu ideal untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan.

Itulah cara menghitung masa subur pria dan wanita yang dapat Anda lakukan. Cara ini kemungkinan bisa sangat efektif untuk mereka yang ingin segera memiliki buah hati. Selamat mencoba! (nwy/up)
News Feed