Jumat, 15 Feb 2019 18:51 WIB

Seluk-beluk Kalkulator Masa Subur

Tim detikhealth - detikHealth
Seluk-beluk Kalkulator Masa Subur/Foto: iStock Seluk-beluk Kalkulator Masa Subur/Foto: iStock
Jakarta - Kehamilan menjadi salah satu momen yang paling ditunggu bagi setiap pasangan yang sudah menikah. Apalagi untuk mereka yang menantikan buah hati pertamanya. Terjadinya kehamilan mungkin hanya masalah waktu saja.

Di mana ada wanita yang bisa langsung hamil, namun ada pula yang harus menunggu dalam beberapa waktu lagi. Selain itu, faktor kesuburan wanita juga sangat mempengaruhi cepat atau lambatnya kehamilan. Kini untuk Anda yang ingin segera hamil ataupun yang ingin menundanya terlebih dahulu. Maka penggunaan kalkulator masa subur berikut ini bisa menjadi salah satu tips untuk mempercepat kehamilan Anda.

Penggunaan kalkulator masa subur seperti ini memang gampang-gampang susah. Selain harus menghitung siklus menstruasi, Anda juga harus pandai memperkirakan kapan waktunya masa subur tiba. Namun jangan kuatir, disini kami akan membantu Anda yang ingin segera memiliki buah hati dengan cara menghitung masa subur yang lebih tepat dan akurat.

Cara Menghitung Masa Subur

Bagi setiap wanita, mengetahui masa subur menjadi satu hal yang sangat penting. Dimana wanita dapat dikatakan subur saat sel telur telah matang dan siap untuk dibuahi. Saat sel telur wanita sudah dalam keadaan matang dan terjadi proses pembuahan. Maka persentase untuk terjadinya kehamilan pun akan lebih tinggi. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi mereka yang ingin cepat-cepat memiliki buah hati.

Secara garis besar, masa subur seorang wanita telah dibedakan menjadi 2, yaitu masa subur puncak dan masa subur biasa. Untukmasa subur puncak sendiri terjadi 13 hari setelah hari pertama menstruasi. Sedangkan, untuk masa subur biasa adalah 3 hari sebelum masa subur puncak dan 3 hari setelah subur puncak. Dimana diantara waktu tersebut, pasangan suami istri dapat melakukan hubungan seksual untuk mempercepat terjadinya kehamilan.

Selain dapat diperkirakan secara garis besar, masa subur wanita juga dapat dihitung dengan catatan yang lebih akurat, yaitu dengan menggunakan kalkulator masa subur seperti penjelasan di bawah ini:
Kalkulator Masa Subur

Penghitungan menggunakan sistem kalkulator masa subur seperti ini bukanlah kali pertama dilakukan. Dimana sistem ini sudah banyak digunakan atau bahkan diterapkan oleh mereka para pasangan yang ingin mempercepat proses kehamilan. Selain caranya yang lebih akurat untuk mengetahui kapan masa subur terjadi. Cara ini juga dapat membantu untuk setiap pasangan agar lebih mudah mengetahui masa suburnya.

Dalam menghitung masa subur, cara pertama yang bisa dilakukan adalah Anda bisa membuat catatan khusus mengenai kapan mulainya menstruasi dan hari terakhir menstruasi. Siklus ini dapat dihitung mulai dari hari pertama menstruasi hingga menstruasi di bulan berikutnya. Idealnya, Anda bisa menghitung hingga 4 - 8 bulan untuk mengetahui siklus panjang pendeknya waktu menstruasi.

Secara normal, siklus menstruasi terjadi dalam jangka waktu antara 21 - 35 hari. Dimana saat menstruasi terjadi, maka ovum (sel telur) wanita akan mulai tumbuh dan berkembang di dalam ovarium (rahim). Saat ovum sudah matang, maka ovarium akan melepaskan ovum. Dimana peristiwa ini disebut dengan ovulasi (masa subur).

Masa ovulasi sendiri akan berlangsung 12 - 14 hari yang dihitung dari hari pertama menstruasi. Sedangkan idealnya masa subur wanita terjadi pada hari ke 10 sampai hari ke 17 sejah hari berakhirnya menstruasi. Namun hal ini belum bisa dijadikan patokan karena siklus menstruasi setiap wanita berbeda-beda. Maka sangat penting bagi Anda untuk membuat catatan khusus mengenai periode dari siklus menstruasi Anda.

Ada beberapa tahapan dalam siklus menstruasi wanita, yaitu:

- Masa Menstruasi: masa ini diartikan sebagai luruhnya endrometrium (rahim) yang akan ditandai dengan keluarnya darah pada vagina. Di masa ini normalnya terjadi 4 - 6 hari, biasanya wanita akan banyak kehilangan darah di hari-hari pertama menstruasi yang disertai dengan rasa sakit di bagian perut, kram, dan lain-lain.

- Fase Folikular: dimana folikel telur akan melepaskan telur untuk menyambut pembuahan. Dalam proses ini bisa terjadi dalam waktu yang singkat atau bahkan lama. Tergantung dari siklus menstruasi yang Anda miliki. Saat folikel telur melepas telurnya, maka pada saat itu rahim akan menumbuhkan endrometrium baru yang akan dipersiapkan untuk proses kehamilan nanti.

- Fase Iuteal: Pada fase ini akan terjadi pelepasan folikel telur di bagian ovarium. Fase ini dapat terjadi kapan saja. Namun secara normal akan terjadi 7 - 22 hari. Jika sel telur telah dibuahi dengan sperma dan menempel pada dinding rahim, maka proses kehamilan akan dimulai. Namun jika sel telur tidak berhasil untuk dibuahi, maka akan luruh yang disebut dengan masa menstruasi.

Untuk mempermudah pemahaman Anda, ada contoh untuk cara menghitung masa subur dengan menggunakan kalkulator masa subur.
Contoh Penghitungan Kalkulator Masa Subur

Untuk wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur bisa dengan menggunakan hitungan siklus terpanjang, misal: 31 sedangkan untuk siklus terpendeknya adalah: 26. Dari situ, masa subur dapat dihitung dengan 31 - 11 = 20 dan 26 - 18 = 6. Dimana masa subur Anda terletak di hari ke 6 sampai ke 20 dari hari pertama menstruasi. Di hari-hari tersebut Anda bisa merencanakan untuk mempercepat proses kehamilan dengan pasangan.

Selain dengan menghitung masa subur seperti contoh di atas, biasanya saat masa subur tiba wanita akan memiliki beberapa ciri dan kondisi yang berbeda dari hari biasanya. Berikut adalah ciri-ciri masa subur wanita:

- Gairah seks yang lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa

- Keluarnya cairan bening yang mirip seperti putih telur yang disertai dengan adanya bercak kecoklatan

- Bagian rahim terasa lebih lembut dan terbuka

- Nyeri pada bagian payudara namun waktunya tidak lama

- Perut bagian bawah terasa sakit disertai dengan rasa kembung atau mulas

- Sakit kepala

- Mual

- Lebih sensitif terutama di bagian indera penciumannya

- Tubuh memiliki aroma yang lebih baik dari hari-hari biasa

- Merasa lebih seksi dan manja dengan pasangan

Selain bisa menghitung kapan masa subur wanita terjadi, beberapa ciri masa subur di atas bisa menjadi tanda bahwa pasangan wanita Anda sedang berada pada masa subur. Meskipun sebagian pasangan kurang peka terhadap ciri di atas. Namun jika Anda merasakan beberapa kondisi yang beda seperti yang telah disebutkan di atas. Maka kemungkinan besar waktu tersebut menjadi waktu ideal untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan.

Selain itu, untuk mempercepat proses kehamilan. Maka setiap pasangan juga harus melakukan beberapa cara lainnya, misalnya saja dengan berkonsultasi dengan dokter kandungan secara langsung, melakukan pola hidup sehat dengan memperbanyak makan-makanan bergizi, melakukan hubungan seks dengan pasangan secara teratur, hindarkan diri dari pikiran stress dan lain-lain. Semoga informasi mengenai cara menghitung masa subur dengan kalkulator masa subur di atas bisa membantu Anda untuk mempercepat proses kehamilan dan memiliki buah hati yang diidamkan.

(nwy/up)
News Feed