Sabtu, 16 Feb 2019 17:29 WIB

Terobsesi Ingin Seperti Sex Doll, Model Ini Nyaris Tewas karena Oplas

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Operasi plastik kerap jadi jalan pintas untuk memperbaiki penampilan (Foto: thinkstock) Operasi plastik kerap jadi jalan pintas untuk memperbaiki penampilan (Foto: thinkstock)
Jakarta - Seorang wanita asal Finlandia mengaku operasi plastik 'lebih baik daripada bercinta' dan menyebutkan bahwa ia memiliki tujuan untuk terlihat bagaikan sex doll atau boneka seks hidup. Akan tetapi, obsesi dirinya justru malah nyaris menghilangkan nyawanya.

Amanda (22) menjalani operasi plastik pertamanya saat berusia 18 tahun, di mana saat itu ia mengoperasi payudaranya sebanyak tiga kali. Hingga kini, model webcam ini telah merogoh kocek sangat banyak hingga mendapatkan sugar daddy demi membayarnya untuk melakukan filler, Botox, operasi hidung dan puluhan prosedur lainnya untuk terlihat seperti boneka plastik.

"Aku nyaris meninggal karena operasi plastik. Impian terbesarku adalah menjadi sex doll hidup karena seluruh bagian-bagian pada wanita terlihat sangat sempurna. Aku mengetahui tentang operasi plastik sejak usia 8 tahun dan sejak saat itu aku tahu itulah takdirku," tuturnya, dikutip dari The Sun.



Ia melakukan operasi plastiknya di luar negeri, karena operasi plastik tidak bisa dilakukan di negaranya. Operasi payudara ketiganya untuk mengubah dari cup bra BB menjadi 30 GG nyaris menghilangkan nyawanya, karena usai operasi yang sukses, tubuhnya bereaksi pada anestesi dan menjadi kejang-kejang.

Kemudian Amanda menemukan dirinya terbangun di ICU, setelah mengetahui dirinya koma beberapa hari. Akan tetapi walau kejadian tragis itu menimpanya, ia masih mengaku tetap kecanduan operasi plastik dan bahkan dalam satu acara televisi, ia memohon bantuan operasi plastik dari para dokter bedah.

"Aku tak menyesali apa yang sudah terjadi, karena aku membuat pilihan dan itulah konsekuensi, tapi aku merasa sangat terpukul karena aku tahu ini akan menjadi terakhir kalinya aku akan melakukan operasi plastik," pungkasnya.

(frp/up)