Minggu, 17 Feb 2019 12:33 WIB

Pentingnya Dukungan Nutrisi Bagi 33 Juta Anak Penerus Bangsa

Thomi Fikri Utomo - detikHealth
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Komitmen dan dukungan kolektif masyarakat untuk memenuhi asupan nutrisi bagi anak sejak dini adalah fondasi demi terciptanya generasi yang berkualitas di masa depan. Pasalnya, Data Profil Kesehatan Indonesia yang diterbitkan Pusat Data Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 2017 lalu mencatat ada lebih dari 33 juta anak usia dini yang mendominasi piramida penduduk Indonesia.

Sebagai kelompok populasi terbesar, lebih dari 33 juta anak Indonesia ini akan menjadi penggerak roda kemajuan bangsa dalam dua dekade mendatang. Asupan nutrisi merupakan salah satu fondasi tumbuh kembang anak dalam mencapai potensi sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

Dikutip dari Jendela Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud, kandungan makanan dengan nutrisi seimbang menjamin terpenuhinya kebutuhan tubuh anak dalam berkarya dan beraktivitas. Dengan mengonsumsi makanan yang cukup nutrisi secara teratur, anak akan tumbuh sehat sehingga mampu mencapai prestasi belajar yang tinggi.


Bahkan ahli gizi Josh Bezoni seperti dikutip dari Metro mengungkapkan bahwa anak yang tidak diberi makanan dengan nutrisi seimbang dapat mempengaruhi retensi motori, konsentrasi, dan keterampilan berpikir yang kritis.

Masyarakat luas yang diwakili oleh orang tua dan keluarga harus memberikan dukungan terbaik, salah satunya dengan memperhatikan asupan nutrisi harian anak. Orang tua dan keluarga dapat berperan dalam memastikan pemenuhan nutrisi anak dengan seimbang dan sesuai dengan tahap usia tumbuh kembangnya.

Dilansir dari Jamaica Observer, ahli gizi dan diet Jenelle Solomon mengungkapkan faktor paling penting yang harus dipertimbangkan orang tua adalah komposisi nutrisi anak. Orang tua berperan untuk memastikan bahwa anak-anak mendapatkan semua nutrisi yang mereka butuhkan untuk perkembangan si kecil.

Adapun hal yang harus diperhatikan orang tua dalam memberikan nutrisi kepada si kecil adalah mengetahui bahwa kebutuhan nutrisi berbeda tergantung pada tahap perkembangan.

Selain memastikan pemenuhan nutrisi, orang tua dan keluarga juga harus mendukung stimulasi anak. Potensi anak-anak Indonesia perlu distimulasi sejak dini agar bisa menjadi pribadi yang berprestasi ketika mereka beranjak dewasa.


Di antaranya adalah kecerdasan dan kreativitas, kemampuan untuk tumbuh tinggi dan kuat, kemampuan sosial yang baik, serta kemandirian dan rasa percaya diri. Sehingga kelak, potensi yang didukung dengan optimal dapat mendukung anak-anak dalam menjadi penentu masa depan bangsa.

Dari sisi pemerintah, diperlukan regulasi yang mengatur pemenuhan nutrisi lengkap pada anak-anak di seluruh Indonesia dengan didukung penyediaan fasilitas kesehatan dan edukasi yang memadai.

Sementara sektor swasta harus memainkan peran pentingnya sebagai pemilik aset dan penyedia kebutuhan nutrisi serta akademisi dan praktisi sebagai lembaga pembina dan edukasi masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, lebih 33 juta anak Indonesia dipastikan akan tumbuh menjadi generasi maju yang bisa berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. (prf/up)
News Feed