Jumat, 22 Feb 2019 20:09 WIB

Waduh, Kurang Tidur Bisa Bikin Kamu Lihat 'Setan' sampai 'Ketindihan'

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Kurang tidur bisa membuat kamu melihat bayangan seram yang tidak nyata. (Foto ilustrasi: Thinkstock) Kurang tidur bisa membuat kamu melihat bayangan seram yang tidak nyata. (Foto ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta - Tahap tidur mimpi atau REM (Rapid Eye Movement) ternyata adalah fase tidur yang paling penting dalam tidur. Di REM inilah kemampuan otak kita di asah mulai dari kecerdasaan, daya ingat, kreativitas, kemampuan konsentrasi hingga ketelitian, semuanya dibangun dalam tahap tidur mimpi.

"Jadi literally kalau mau sukses ya kita mimpinya harus cukup," kata dr Andreas Prasadja, RPSGT, dari RS Mitra Kemayoran kepada detikHealth.

Karena itu, menurut dokter yang akrab disapa dr Ade ini, tahap tidur mimpi adalah yang paling penting bagi otak. Sedemikian pentingnya sehingga ketika kita mengalami kurang tidur ekstrem, kita bisa mengalami halusinasi. Seperti misalnya melihat bayangan seram alias 'hantu'.



"Tidur mimpinya rebound sehingga bisa terjadi setengah sadar, setengah tidur. Misal 5 hari kurang tidur, hari ke-6 itu dia bisa mengalami setengah sadar setengah mimpi, sehingga akibtanya dia jadi halusinasi misalnya lihat 'sosok' di dalam kamar, di tempat tidurnya. Biasanya kan kalau kita lihat yang serem," jelasnya.

Selain itu, kurang tidur bisa bikin kamu mengalami 'sleep paralysis'.

"Hal kedua yang sering adalah badan dibuat tidak bergerak sehingga setengah sadar setengah mimpi, badannya 'lumpuh'."

Sleep paralysis terjadi ketika bagian otak terjaga, namun bagian tubuh lainnya masih tertidur. Kamu mencoba untuk menggerakan badanmu tapi tidak bisa atau 'freeze' selama beberapa menit. Kamu bahkan tidak bisa mengeluarkan suara dan merasa ada yang menindih kamu.

Coba pastikan lagi deh, yang kamu lihat itu 'nyata' atau cuma halusinasi?

(ask/up)
News Feed