Jumat, 22 Feb 2019 23:12 WIB

Mengenal Penyakit Lupus, Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatannya

Tim detikHealth - detikHealth
Mengenal Penyakit Lupus, Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatannya/Foto: iStock Mengenal Penyakit Lupus, Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatannya/Foto: iStock
Jakarta - Penyakit lupus mungkin bukanlah istilah baru untuk Anda ketahui. Dimana penyakit yang tergolong berbahaya ini sudah banyak menyerang penduduk di seluruh dunia. Meskipun lupus bukanlah satu penyakit baru, namun masih banyak diantara kita yang belum tahu akan penyakit ini. Baik itu gejala maupun penyebabnya.

Apa Itu Penyakit Lupus?

Lupus (odapus) adalah suatu penyakit yang menyerang sistem imunitas dimana jaringan yang ada di dalam tubuh dianggap sebagai benda asing. Lupus sendiri tergolong penyakit berbahaya yang cukup banyak merenggut nyawa seseorang. Bahkan penyakit ini setara dengan penyakit kanker yang bisa berdampak pada kematian. Tidak sedikit dari mereka yang menderita lupus tidak bisa tertolong lagi.

Di dunia penyakit ini cukup banyak di derita, dimana terdeteksi lebih dari 5 juta orang mengidap penyakit lupus dan lebih dari 100 ribu kasus baru ditemui setiap tahunnya. Kata lupus yang bahasa latinnya diartikan sebagai "anjing hutan" telah dikenal sejak 1 abad lalu. Dulunya, penderita lupus dianggap sebagai orang yang memiliki kelainan pada kulit. Dimana tanda awal dari penyakit ini adalah munculnya abercak merah di bagian wajah terutama pipi, badan terasa panas, rambut mulai rontok, adanya pembengkakan pada sendi dan masih banyak lagi.

Menurut Dr. Rahmat Gunadi Dosen Fakultas Kedokteran Unpad menyebutkan, jika reaksi pada sistem imunitas bisa menyerang sebagian besar organ lain, seperti otot, jaringan kulit, sistem saraf, sistem pencernaan, paru-paru, hati, tulang, ginjal, mata, otak, pembuluh darah dan sel-sel darah di dalamnya.

Secara garis besar, lupus diartikan sebagai kondisi dimana tubuh telah memproduksi antibodi dengan jumlah yang sangat besar. Dalam kondisi normal, antibodi memiliki peran untuk menjaga tubuh dari masuknya benda asing seperti virus dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Namun pada penderita lupus, antibodi justru menyerang tubuhnya sendiri dengan merusak sel-sel sehat di dalamnya. Akibatnya, penderita lupus sering mengalami peradangan dan infeksi pada sistem jaringan tubuhnya.

Tipe Penyakit Lupus

Di dunia ada beberapa tipe penyakit odapua atau lupus yang dapat menyerang sistem imunitas manusia. Berikut beberapa jenis penyakit lupus yang kasusnya paling banyak di temui:

· SLE atau Systemic Lupus Erthematosus: adalah jenis odapus yang paling sering terjadi. Penyakit ini menyerang hampir seluruh jaringan tubuh seperti, kulit, sendi, ginjal, paru-paru, otak dan pembuluh darah.

· Discoid Lupus Erthematosus: adalah jenis odapus yang paling banyak menyerang organ kulit, sehingga penderitanya akan mengalami ruam atau kulit kemerahan.

· Neonatal Lupus: adalah jenis odapus yang biasanya menyerang anak-anak usia dunia, seperti bayi yang baru saja lahir. Biasanya penyebab utama penyakit ini adalah faktor genetik, yaitu bayi yang dilahirkan oleh ibu yang memiliki masalah pada sistem antibodinya.

· Subacute Cuteneous Lupus: adalah jenis odapus yang akan menyebabkan jaringan kulit terluka dan terasa terbakar saat terkena paparan sinar matahari.

· Lupus Akibat Penggunaan Obat: gangguan ini kemungkinan akan terjadi dalam durasi waktu pendek. Dimana timbulnya lupus mungkin disebabkan dari reaksi obat yang dikonsumsi.
Gejala

Penyakit yang sering dinamai sebagai "penyakit 1000 wajah" ini memiliki beberapa ciri yang bisa menjadi tanda sebagai gejala penyakit lupus, seperti:

- Pembengkakan pada sendi

- Sendi terasa nyeri dan sakit

- Bagian mulut dan hidung yang timbul luka namun tak kunjung sembuh bahkan hingga berbulan-bulan

- Rambut rontok

- Keluarnya darah bersama urin

- Terdapat ruam di bagian permukaan kulit

- Demam

- Dada terasa sakit

- Kesulitan untuk bernafas

- Kejang-kejang

- Kulit yang mudah terbakar saat terkena sinar matahari

- Mudah merasa lelah

- Badan terasa pegal-pegal dan tidak enak

- Muncul bercak merah di are wajah, terutama di bagian pipi yang mirip seperti kupu-kupu

- Kulit menjadi bersisik

Jika Anda menemui beberapa gejala di aats, maka segera periksakan diri ke dokter.
Penyebab

Lupus merupakan penyakit yang timbul akibat gangguan pada sistem imunitas seseorang. Jadi, dapat dipastikan jika penyakit ini bukan berasal dari virus maupun bakteri. Untuk penyebab penyakit odapus atau lupus memang belum diketahui secara pasti. Namun beberapa faktor diyakini menjadi penyebab paling kuat untuk penyakit kronis yang satu ini. Berikut beberapa penyebab penyakit lupus:

- Faktor Genetik, memiliki anggota keluarga yang mengidap penyakit odapus akan memperbesar kemungkinan untuk Anda terkena penyakit yang sama. Seperti, bayi yang terlahir dari seorang ibu yang terkena penyakit odapus atau memiliki gangguan pada sistem imunitasnya.

- Hormon, hormon estrogen yang dihasilkan oleh wanita memiliki resiko 9 kali lebih tinggi dibanding hormon androgen yang dihasilkan dari tubuh pria. Sehingga kebanyakan penderita penyakit ini adalah wanita.

- Lingkungan, lingkungan yang kurang sehat juga dapat memperbesar resiko akan penyebab penyakit adopus, misalnya lingkungan berpolusi, lingkungan beracun, asap rokok, silika, merkuri, dll.

- Jenis Kelamin, telah diketahui jika wanita memiliki resiko 9 kali lebih tinggi dibandingkan pria.

- Ras, penyakit odapus lebih banyak di derita oleh penduduk yang bertempat tinggal di benua Asia dan Afrika.

- Mengkonsumsi Obat-Obatan, beberapa penggunaan obat seperti antibiotik, obat anti kejang, dan jenis obat lainnya memicu timbulnya penyakit odapus.

- Paparan Sinar Matahari, timbulnya luka pada kulit atau kulit kemerahan dan terasa kebakar pada penderita lupus diakibatkan oleh paparan sinar matahari.

Pencegahan

Meskipun sebagian besar pengidap lupus adalah kaum wanita, namun penyakit ini dapat diminimalisir dengan menerapkan gaya hidup sehat. Jika Anda ingin memperkecil resiko terkenanya penyakit lupus, berikut beberapa pencegahan yang bisa Anda lakukan:

- Hindari stres berlebih

- Menerapkan hidup sehat

- Rutin berolahraga

- Hindari kebiasaan merokok

- Istirahat yang cukup

- Pahami kondisi tubuh

- Hindari paparan sinar matahari di siang hari

- Konsumsi makanan sehat, seperti buah kaya antioksidan, sayuran hijau, omega 3, dan makanan sehat lainnya.

Pengobatan

Sejauh ini, medis belum menemukan obat yang dapat menyembuhkan penyakit odapus secara total. Namun beberapa motode pengobatan dapat memperkecil kemungkinan untuk hal yang lebih parah. Biasanya penderita lupus akan ditangani dengan pemberian obat untuk meringankan gejala yang dialami, seperti:

- Pemberian obat anti radang non-steroid

- Obat anti-malaria

- Kortikosteroid

- Imunosupresan

Selain itu, penderita lupus juga akan diberikan beberapa metode penyembuhan penyakit ini, seperti:

- Mencegah timbulnya gejala lupus

- Mengurangi gejala yang ditimbulkan

- Terapi untuk menghindari komplikasi

- Mengurangi terjadinya pembengkakan

- Menenangkan sistem imunitas tubuh

Komplikasi yang Dapat Muncul Akibat Penyakit lupus:

- Tekanan darah tinggi

- Gagal ginjal

- Gangguan pada darah

- Hilangnya ingatan

- Penyakit jantung

- Stroke

- Kejang

- Kanker

Itulah informasi mengenai penyakit lupus. Jika Anda menemui beberapa gejala yang sudah disebutkan di atas, maka segera lakukan pemeriksaan diri ke dokter. (nwy/up)
News Feed