Minggu, 03 Mar 2019 11:45 WIB

Ditinggal Nikah dan Patah Hati Bisa Sembuh dengan Rajin Olahraga

Tia Reisha - detikHealth
Foto: Shutterstock Foto: Shutterstock
Jakarta - Pernah mengalami kejadian pahit akibat patah hati setelah ditinggal nikah oleh mantan kekasih? Jika mengalami kejadian tersebut, coba berolahraga untuk menyembuhkan luka di hati. Olahraga memberi sejumlah manfaat untuk mengobati patah hati, salah satunya adalah membuat otak dan pikiran lebih baik.

"Bila sedang kesal atau stres, lakukan olahraga yang akan membuat otak memberi sinyal untuk menstimulasi hormon endorfin atau hormon happy yang efektif meringankan stres dan memberikan 'way out' untuk frustrasi dan kemarahan. Misalnya olahraga muai thai, meninju sasak," ujar Medical Advisor Kalbe Nutritionals dr. Ervina Hasti W kepada detikHealth, Minggu (3/3/2019).

"Apabila sedang patah hati, coba lakukan kegiatan olahraga dalam tim. Penelitian membuktikan bahwa mereka yang ikut olahraga seperti bola voli, basket, sepakbola dalam bentuk tim mengalami peningkatan rasa percaya diri, kemampuan bersosialisasi, dan lebih mampu membatasi kegalauan untuk tidak terjerumus dalam depresi," lanjutnya.


Bukan cuma itu, dr. Ervina juga menyarankan olahraga yang tidak hanya membantu mengurangi kadar adrenalin dan jumlah hormon stres lain, tapi juga meningkatkan level serotonin yang mampu menciptakan ketenangan. Efek penenang tersebut mampu memberi dampak baik pada pikiran yang secara positif memengaruhi cara mengontrol suasana hati. Contoh olahraganya adalah yoga.

Selain olahraga, makan makanan dan minuman enak pun bisa dilakukan untuk mengobati patah hati. Dikutip dari healthline.com, saat suasana hati sedang galau ada baiknya untuk mengonsumsi makanan yang lebih baik agar tubuh mendapat energi dan lebih sehat. Coklat juga dinilai sebagai salah satu yang bisa mengobati patah hati karena bisa memperbaiki mood.

Meski demikian dr. Ervina menyarankan agar konsumsi makanan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh agar tidak memberikan efek lain.

"Selain olah raga, tetap jangan ditinggalkan untuk mengonsumsi makanan yang tepat. Jangan sampai suasana hati malah membuat kita menjadi kalap makan atau justru sama sekali tidak mau makan," sarannya.

"Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang diketahui dapat meningkatkan mood. Dark chocolate, oatmeal, ikan yang kaya omega 3, kacang-kacangan, daging merah, serta kandungan kafein dalam kopi dan teh hitam juga dapat membantu memperbaiki mood," sambungnya.


Meski bisa mengurangi rasa sakit akibat patah hati, ada baiknya konsumsi makanan dan minuman tidak berlebihan agar tidak menimbulkan masalah lain bagi kesehatan seperti obesitas atau pun diabetes karena gula darah tidak terkontrol. Untuk itu, dr. Ervina menyarankan untuk mengonsumsi gula rendah kalori untuk mengontrol gula darah.

"Untuk tetap dapat mengontrol gula darah saat mengonsumsi makanan dan minuman peningkat mood tersebut, sebagai alternatif dapat menggunakan gula rendah kalori," ujarnya.

Gula rendah kalori yang dapat diandalkan salah satunya adalah Nulife Sweetener. Pemanis rendah kalori ini cocok untuk gaya hidup lebih sehat dan aman dikonsumsi dengan kandungan sukralosa. (prf/up)
News Feed