Selasa, 05 Mar 2019 09:37 WIB

Bintang '90210' Luke Perry Meninggal Karena Stroke, Ketahui Jenis-jenisnya

Widiya Wiyanti - detikHealth
Luke Perry meninggal karena serangan stroke. Foto: Luke Perry (Photo by Mike Coppola/Getty Images for Entertainment Weekly) Luke Perry meninggal karena serangan stroke. Foto: Luke Perry (Photo by Mike Coppola/Getty Images for Entertainment Weekly)
Jakarta - Salah satu bintang serial 'Beverly Hills 90210' yang ngehits di era 1990-an, Luke Perry meninggal dunia. Pemeran karakter Dylan McKay itu disebut meninggal karena terkena serangan stroke minggu lalu.

Stroke terjadi ketika aliran darah di otak atau menuju otak terganggu. Bisa karena pembuluh darah pecah seperti pada jenis stroke hemoragik, atau karena penyumbatan oleh plak pada jenis stroke iskemik.

Dikutip dari Mayo Clinic, ada tiga jenis stroke yang harus diketahui, yaitu stroke iskemik, stroke hemoragik, serangan iskemik transien.



1. Stroke iskemik

Sekitar 80 persen dari stroke adalah stroke iskemik. Stroke iskemik ini terjadi ketika adanya penyempitan atau penyumbatan pada arteri di otak sehingga menyebabkan aliran darah sangat berkurang.

Stroke iskemik paling umum meliputi:

- Stroke trombotik, yaitu terjadi ketika ada gumpalan darah (trombus) yang terbentuk di salah satu arteri yang memasok darah ke otak. Gumpalan itu dapat disebabkan oleh timbunan lemak (plak) yang menumpuk di arteri dan menyebabkan berkurangnya aliran darah.
- Stroke emboli, yaitu terjadi ketika gumpalan darah terbentuk di otak tersapu melalui aliran darah dan masuk ke dalam arteri otak yang lebh sempit. Gumpalan ini disebut embolus.

2. Stroke hemoragik

Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak bocor atau pecah. Perdarahan di otak ini dapat disebabkan oleh banyak kondisi, misalnya tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, perawatan dengan antikoagulan (pengencer darah), atau lemah bintik di dinding pembuluh darah (anuerisma).

Stroke hemoragik paling umum meliputi:

- Perdarahan intraserebral, terjadi saat pembuluh darah di otak pecah dan tumpah ke jaringan otak di sekitarnya, kemudian merusak sel-sel otak. Tekanan darah tinggi, trauma, malformasi vaskular, dan penggunaan obat pengencer darah bisa menyebabkan perdarahan intraserebral ini.
- Perdarahan subaraknoid, terjadi saat arteri di atau dekat permukaan otak pecah dan tumpah ke ruang antara permukaan otak dan tengkorak. Perdarahan ini sering ditandai dengan sakit kepala yang tiba-tiba dan cukup parah. Perdarahan ini umumnya disebabkan oleh pecahnya aneurisma.

3. Serangan iskemik transien

Serangan iskemik transien ini sering disebut ministroke, atau periode sementara gejala yang mirip dengan stroke. Penurunan sementara suplai darah ke bagian otak yang menyebabkan kondisi ini. Dan biasanya hanya berlangsung selama kurang lebih lima menit.

Stroke ini terjadi ketika adanya gumpalan yang menghalangi aliran darah ke bagian sistem saraf namun tidak terjadi kerusakan jaringan yang permanen. Orang yang terkena ministroke ini memiliki risiko lebih besar untuk mengalami stroke penuh.

(wdw/up)