Kamis, 07 Mar 2019 18:35 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga

Rosmha Widiyani - detikHealth
Jaga kesehatan telinga kamu dengan baik. (Foto: ilustrasi/thinkstock) Jaga kesehatan telinga kamu dengan baik. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Risiko mengalami gangguan pendengaran meningkat seiring lingkungan yang makin berisik, penggunaan headphone, earphone atau perangkat lainnya. Badan kesehatan dunia WHO memperkirakan 375 juta orang di seluruh dunia berisiko mengalami gangguan pendengaran, yang akan terus meningkat tiap tahunnya.

"Ada ungkapan yang menyatakan kehilangan pendengaran sama seperti tidak lagi punya kontak dengan lingkungan sekitar. Ini mengindikasikan pentingnya fungsi pendengaran dalam kehidupan sehari," kata ahli pendengaran Stephen Wheatley dikutip dari Mirror.

Dunia yang makin bising, penggunaan headphone dan earphone tentunya tidak bisa dilarang. Namun Wheatley menjelaskan 5 tips untuk menjaga kesehatan telinga dan fungsi pendengaran. Berikut penjelasannya,



1. Perhatikan kejelasan suara

Suara adalah bunyi jelas yang memang ingin didengar, bukan samar yang sulit ditangkap maksudnya. Suara samar misalnya saat seseorang bicara dengan keras di belakang atau saat macet. Tiap kali suara yang ingin didengar justru tidak terdengar, maka risiko terjadinya penurunan fungsi pendengaran makin besar.

Fungsi yang terlanjur turun tak bisa dikembalikan seperti semula. Wheatley menyarankan untuk memperhatikan tiap kejelasan suara. Menurut Wheatley tak ada salahnya menggunakan headphone untuk menekan noise, serta suara lain yang berkekuatan lebih dari 94 desibel.

2. Waspada wind noise

Wind noise atau suara angin adalah suara yang seperti berdenging di telinga. Masyarakat wajib ke dokter bila sensasi ini terus muncul yang merupakan gejala tinnitus.

"Risiko mengalami tinnitus lebih besar pada pengendara motor, karena terpapar langsung dengan suara berkekuatan besar. Belum lagi berbagai suara lain di jalan. Karena itu bagi pengendara motor sebaiknya gunakan ear plug untuk melindungi fungsi pendengaran," kata Wheatley.

3. Sesekali istirahatkan telinga

Tanpa disadari, telinga terus menjalankan tugas berat setiap hari tanpa henti. Wheatley menyarankan sesekali mengistirahatkan telinga. Misal memilih tempat sunyi bila sedang tidak sibuk menjalankan kegiatan sehari-hari. Bisa juga dengan memilih pojok yang sunyi saat berada di tempat publik, misal restoran.

4. Jangan menaruh benda asing dalam telinga

Wheatley menyarankan tidak menggunakan cotton buds untuk membersihkan telinga. Cotton buds atau benda asing lain berisiko menekan lapisan lilin (wax), yang merupakan mekanisme alami untuk membersihkan telinga. Akibatnya lapisan tidak bisa mengering, rapuh, hingga akhirnya keluar dari liang telinga. Lapisan lilin menjadi makin padat hingga menekan gendang telinga dan menurunkan fungsi pendengaran.

"Bila mengalami peningkatan lapisan lilin di telinga sebaiknya segera ke dokter. Tenaga kesehatan nanti akan membantunya membersihkan telinga tanpa mengganggu fungsi pendengaran," kata Wheatley.

5. Gunakan ear plug

Saat suara bising dari lingkungan sekitar sudah terasa sangat mengganggu, jangan ragu untuk menggunakan ear plug. Termasuk saat tidak bisa tidur karena suara yang sangat berisik, atau ketika mengendarai motor. Bila perlu, bisa dipasang voice monitor untuk mengawasi suara di lingkungan sekitar supaya tidak mengganggu istirahat dan aktivitas sehari-hari. (up/up)
News Feed