Minggu, 10 Mar 2019 11:00 WIB

Bukan Cuma Terlihat Jorok, Kebiasaan Ngupil Juga Sebabkan Infeksi

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kulit di hidung bagian dalam lebih halus daripada luarnya, sehingga sangat rentan terhadap luka dan iritasi. (Foto: iStock) Kulit di hidung bagian dalam lebih halus daripada luarnya, sehingga sangat rentan terhadap luka dan iritasi. (Foto: iStock)
Jakarta - Sebagian besar orang menganggap ngupil adalah kebiasaan yang jorok dan tidak pantas dilakukan, apalagi di tempat umum. Tapi nampaknya, banyak orang yang mengupil ketika tidak ada yang melihat atau secara sembunyi-sembunyi.

Seperti memencet jerawat, mengupil juga kebiasaan yang tidak direkomendasikan oleh dokter. Sebab, hal yang paling dikhawatirkan adalah jika terjadi trauma pada hidung.

"Kulit di hidung bagian dalam lebih halus daripada luarnya, sehingga sangat rentan terhadap luka dan iritasi," kata dr Brett Comer, ahli bedah kepala dan leher dan asisten profesor otolaryngology di University of Kentucky, dikutip dari Time.

Ketika kerusakan terjadi, bagian hidung dalam memiliki waktu yang cukup lama untuk penyembuhan. Mengikis atau mengupil akan mengembangkan kerak yang menjengkelkan sehingga membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk sembuh.



"Kamu merasakannya dan mengupil lagi sehingga menciptakan lebih banyak keropeng dan luka. Ini adalah lingkaran setan," imbuhnya.

Mengupil juga dapat sebabkan infeksi. Bagian bawah kuku adalah sarang bakteri. Jika ngupil terlalu sering, bagian dalam hidung akan terkikis dan setiap kuman akan masuk ke daerah hidung yang terluka.

Meletakkan jari di lubang hidung juga bisa membuatmu sakit. Kuman penyebab pilek dan flu akan masuk ke tubuh untuk menularimu apalagi jika ngupil sehabis bepergian, memegang gagang pintu, bahkan menyetir.

Dalam kasus ekstrim, ngupil bisa merusak septum hidung atau lapisan tipis tulang rawan. Kerusakan septum ini menyebabkan rasa sakit, mimisan dan gejala lainnya, dan seringkali sulit untuk diperbaiki.




Bukan Cuma Terlihat Jorok, Kebiasaan Ngupil Juga Sebabkan Infeksi
(kna/up)
News Feed