Rabu, 13 Mar 2019 18:30 WIB

Makan Upil Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Mitos atau Fakta?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Makan upil bisa bikin tubuh sehat? Foto: iStock Makan upil bisa bikin tubuh sehat? Foto: iStock
Jakarta - Makan upil mungkin bagi sebagian besar adalah perilaku yang cukup menjijikkan, namun tidak menutupi ada juga yang melakukannya. Akan tetapi, sering kita dengar memakan upil itu 'sehat' dan bahkan bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Benarkah?

Dikutip dari Mirror, sayangnya belum ada bukti ilmiah yang melatarbelakangi hal tersebut. Ingus dan upil sebenarnya memang berfungsi sebagai 'garda depan' mekanisme pertahanan tubuh, karena menangkap debu, bakteri, virus dan kotoran sebelum masuk ke saluran pernapasan.

Bahkan menurut Dr Erich Voigt, mengupil sendiri saja sudah berbahaya, karena bisa membawa sejumlah bakteri ke dalam hidung seperti Staphylococcus aureus (Staph). Lalu dikombinasikan dengan aktivitas mengorek-korek itu sendiri bisa menyebabkan abrasi.


"Abrasi menimbulkan pendarahan, membawa bakteri, memperbanyak kerak upil dan iritasi karena mengupil," katanya pada sebuah video interview dari Business Insider.

Staph bisa menyebabkan munculnya abses atau kantung bernanah di dalam hidung. Dalam beberapa kasus ekstrem, keseringan mengupil dapat merusak sekat hidung atau septum. Dr Voigt juga menyoroti risiko yang semakin tinggi pada anak-anak.

"Anak-anak kerap mengupil dan akhirnya menimbulkan mimisan. Suplai darah ke hidung sangat kuat, ada lima arteri yang menuju ke bagian depan hidung (kiesselbach plexus). Saat abrasi terjadi bisa timbul pendarahan parah, dan anak-anak memicu mimisan dengan cara tersebut," lanjutnya.

Hindari mengupil dengan menggunakan tisu untuk mengoreknya, atau menggunakan air salin dan mencuci hidung untuk mengeluarkan upil dan ingus.

(frp/up)