Rabu, 13 Mar 2019 20:15 WIB

Viral Obat Bius Dijual Bebas di Medsos, BPOM: Tidak Sesuai, Take Down!

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Ilustrasi obat bius. Foto: thinkstock Ilustrasi obat bius. Foto: thinkstock
Jakarta - Viral penjualan obat bius secara online di media sosial. Padahal, obat tersebut tidak sewajarnya digunakan oleh bukan tenaga medis. Bila diberikan tanpa panduan atau resep dokter, penggunaan obat Propofol bisa sebabkan masalah pada pernapasan, alergi, detak jantung melemah, bahkan meninggal secara mendadak karena kerusakan organ.

Dihubungi oleh detikHealth, Inspektur Utama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dra Reri Indriani, Apt, MSi, menjelaskan bahwa penjualan obat online atau daring memang masuk pengawasan BPOM.

"Salah satu strategi khusus Badan POM dalam mengawasi obat secara daring adalah melalui cyber patrol, yaitu pengawasan obat yang dijual secara daring baik yang dijual melalui market place atau e-commerce (seperti Tokopedia, Buka Lapak, Lazada, Elevenia, Shopee, dll), social media (seperti facebook dan Instagram) dan website oleh petugas Badan POM secara berkala," jelas Reri melalui pesan singkat, Rabu (13/03/2019).

Tentu saja, penjualan obat yang tidak sesuai dengan ketentuan perundangan ditindaklanjuti dengan memberikan rekomendasi kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo RI). Termasuk juga di dalamnya, penjualan obat bius yang tidak sesuai ketentuan.


"Tren penjualan obat secara daring yaitu penjualan narkotika, obat yang sering disalahgunakan (seperti psikotropika, obat-obat tertentu, obat aborsi, obat anestesi), dan obat difungsi ereksi, serta obat keras lainnya, selama tahun 2018 tidak kurang dari 2.217 situs atau akun yang melakukan penjualan obat tidak sesuai ketentuan ini di rekomendasikan untuk di take down oleh Kemkominfo," jelas Reri.

"Khusus untuk penjualan Trivam (salah satu merk dagang obat Propofol -- red), terdapat 100 situs yang sudah dilaporkan kepada Kemenkominfo untuk dilakukan take down di tahun 2018," tambahnya.

Obat bius propofol dijual bebas di online?Obat bius propofol dijual bebas di online? Foto: Twitter


Sebelumnya, cuitan mengenai penjualan obat bius online Propofol oleh dr Aan Kusumandaru berhasil menarik perhatian warganet. Thread yang dituliskan dr Aan ini menuai beragam reaksi dari orang-orang yang membacanya.

"Sering nemuin obat bius yang bisa bikin reflek nafas berenti dijual bebas di IG. Tenaga medis yang ga berkompetensi aja bisa bikin pasiennya meninggal (contoh: M. Jackson), apalagi orang awam. Baca2 tab komennya aku bersyukur orang yang make ini masih idup bisa bikin testimoni," tulisnya dalam akun @aan___

(ask/up)