Jumat, 15 Mar 2019 13:50 WIB

Pakai Sabun Pembersih Miss V Picu Kanker, Mitos atau Fakta?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Membersihkan area kewanitaan tidak menyebabkan kanker tapi bisa picu iritasi. (Foto: ilustrasi/thinkstock) Membersihkan area kewanitaan tidak menyebabkan kanker tapi bisa picu iritasi. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Menjaga kebersihan daerah kewanitaan memang dianjurkan agar tidak terjadi keputihan dan infeksi. Salah satu alternatif untuk membersihkan miss v yakni menggunakan sabun khusus. Tapi, banyak yang ragu karena dianggap memicu kanker. Bagaimana faktanya?

"Nah, jadi banyak yang nanya 'dok emang sabun kewanitaan aman digunakan?' Sekarang gini, kalau kanker itu kanker apa. Kalau serviks kan kita sudah tahu kalau penyebabnya HPV, kanker vagina juga HPV," kata spesialis aesthetic gynaecologist, dr Dinda Derdameisya, SpOG, saat dijumpai detikHealth di daerah Jakarta Pusat, Rabu, (13/3/2019).



dr Dinda menuturkan, penggunaan sabun kewanitaan tidak menjadi faktor penyebab kanker sebab penggunaannya hanya di area luar vagina saja. Namun, yang patut diwaspadai adalah terjadinya iritasi apabila produk yang dipakai tidak cocok dengan jenis kulit.

"Kalau iritasi memang bisa saja karena ketidakcocokan dari produk. Sama kayak muka kalau nggak cocok pakai sabun tertentu bisa iritasi," tambahnya.

Sama halnya dengan penggunaan pembalut. Meski tidak menyebabkan kanker memakai pembalut yang kurang tepat bisa sebabkan iritasi yang berdampak pada infeksi jika tidak ditangani secara lanjut.



Simak Juga "Jenis-jenis Tindakan Peremajaan Miss V":

[Gambas:Video 20detik]

Pakai Sabun Pembersih Miss V Picu Kanker, Mitos atau Fakta?
(kna/ask)