Senin, 18 Mar 2019 05:28 WIB

3 Fakta Stunting, Masalah Tumbuh Kembang yang Disinggung Sandi dan Ma'ruf

Rosmha Widiyani - detikHealth
Stunting banyak dibahas oleh kedua peserta debat (Foto: Pradita Utama) Stunting banyak dibahas oleh kedua peserta debat (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Dalam debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Minggu (17/3/2019), Sandiaga Uno dan Ma'ruf Amin sempat menyinggung penuntasan masalah stunting. Sandi menyebut kondisi stunting di Indonesia sebagai gawat darurat. Stunting adalah masalah pemenuhan gizi yang diindikasikan dengan tubuh pendek dan sangat pendek.

Anak stunting berisiko tak bisa tumbuh kembang optimal dan mengalami gangguan kesehatan di masa produktif. Akibatnya anak tak bisa bertanggung jawab atas hidupnya hingga menjadi beban lingkungan sekitar. Berikut 3 fakta seputar stunting di Indonesia.



1. 1 dari 3 anak mengalami stunting

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menyatakan, angka stunting masih di kisaran 30,8 persen. Angka ini memang turun dibanding stunting dalam Riskesdas 2013 yang mencapai 37,8 persen. Namun angka 30,2 persen mengindikasikan 1 dari 3 anak di Indonesia mengalami stunting, yang berisiko bagi masa depannya.

2. Pentingnya cakupan ASI

Ma'ruf Amin sempat menyinggung pentingnya Air Susu Ibu (ASI) dalam proses tumbuh kembag anak, termausk kolostrum yaitu ASI yang keluar pertama saat anak lahir. Pemenuhan ASI esklusif selama 6 bulan hingga 2 tahun adalah salah satu solusi menghadapi stunting. Kolostrum biasanya keluar melalui Inisiasi Menyusui Dini (IMD) yang cakupannya dalam Riskesdas 2018 mencapai 58,2 persen, yang naik dibanding dalam Riskesdas 2013 sebesar 34.5 persen. Sementara rata-rata cakupan ASI ekslusif mencapai 37,2 persen.

3. Diatasi dengan pemenuhan gizi calon ibu dan anak

Stunting bisa diatasi dengan pemenuhan gizi pada calon ibu dan anak. Ibu yang sehat akan melahirkan generasi yang berkualitas baik. Selain itu, ibu yang sehat juga meningkatkan peluang bisa memenuhi ASI hingga 2 tahun yang membebaskan anak dari ancaman stunting.

(up/up)