Senin, 18 Mar 2019 15:00 WIB

5 Penyakit yang Harus Diwaspadai di Usia Tua

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Berbagai penyakin mudah menyerang saat lanjut usia (Foto: iStock) Berbagai penyakin mudah menyerang saat lanjut usia (Foto: iStock)
Jakarta - Duka menyelimuti keluarga Ustaz Abdul Somad (UAS), sang ibunda Rohana meninggal dunia di Pekanbaru pagi tadi. Rohana sempat dirawat di RS Sansani, Pekanbaru.

Dilansir dari Antara, Senin (18/3/2019), sahabat Ustaz Abdul Somad di Pekanbaru, Yossi, mengatakan, Rohana meninggal di RS Sansani Pekanbaru.

"Sakit kepala saja tadi malam. Sudah tua, mungkin (serangan) jantung," katanya.

Ketika masuk usia lanjut, ada beberapa penyakit yang harus diwaspadai. Dengan menjaga kesehatan dengan baik dan melakukan check up kesehatan secara rutin, diharapkan penyakit-penyakit yang rentan terjadi di usia tua dapat dihindari.

Dikutip dari Vital Record, berikut ini beberapa di antaranya:



1. Penyakit kronis

Menurut National Council on Aging, sekitar 92 persen lansia memiliki setidaknya satu penyakit kronis dan 77 persen memiliki setidaknya dua. Penyakit jantung, stroke, kanker, dan diabetes adalah beberapa kondisi kesehatan kronis yang paling umum dan mahal yang menyebabkan dua pertiga kematian setiap tahun.

Lakukan check up rutin, menjaga pola makan yang sehat dan rajinlah olahraga untuk membantu mengelola atau mencegah penyakit kronis. Sebab, obesitas adalah salah satu penyumbang masalah tersebut.

2. Kesehatan kognitif

Kesehatan kognitif difokuskan pada kemampuan seseorang untuk berpikir, belajar dan mengingat. Masalah kesehatan kognitif yang paling umum dihadapi lansia adalah demensia.

Sekitar 47,5 juta orang di seluruh dunia mengalami demensia. Jumlah ini diprediksi melonjak tiga kali lipat pada tahun 2050.

3. Kesehatan mental

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 15 persen orang dewasa di atas usia 60 mengalami gangguan mental. Depresi, terjadi pada tujuh persen populasi lansia. Sayangnya, gangguan mental ini sering kurang terdiagnosis dan diobati.

Orang dewasa yang lebih tua merupakan penyebab lebih dari 18 persen kematian akibat bunuh diri di Amerika Serikat. Karena depresi dapat menjadi efek samping dari kondisi kesehatan kronis, mengelola kondisi tersebut dapat membantu.

Dukungan sosial dari keluarga dan teman-teman terdekat dibutuhkan untuk menciptakan kesehatan mental yang baik.

4. Cedera fisik

Setiap 15 detik, orang dewasa yang lebih tua dirawat di ruang gawat darurat jatuh. Penuaan menyebabkan kekuatan dan kelenturannya menurun, karena itu lansia lebih rentan kehilangan keseimbangan, memar dan patah tulang.

Dua penyakit yang berkontribusi adalah osteoporosis dan osteoartritis. Namun, jatuh tidak terhindarkan. Dalam banyak kasus, mereka dapat dicegah melalui edukasi, peningkatan aktivitas fisik dan modifikasi praktis di dalam rumah.

5. Malnutrisi

Malnutrisi pada orang dewasa yang berusia lebih dari 65 tahun sering kurang terdiagnosis dan dapat menyebabkan masalah kesehatan lanjut usia lainnya, seperti melemahnya sistem kekebalan tubuh dan kelemahan otot.

Penyebab malnutrisi dapat berasal dari masalah kesehatan lainnya misalnya demensia hingga lupa makan, depresi, alkoholisme, pembatasan diet, berkurangnya kontak sosial dan terbatasnya pendapatan.

Pastikan orangtuamu mendapatkan asupan nutrisi terbaik agar tetap bahagia dan sehat di usia tuanya.

(ask/up)