Selasa, 19 Mar 2019 20:09 WIB

Awet Muda dengan Otak yang Sehat Lewat 7 Cara Ini

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Agar awet muda dengan otak yang sehat. Foto: iStock Agar 'awet muda' dengan otak yang sehat. Foto: iStock
Jakarta - Otak yang sehat berarti tubuh yang kuat. Manfaatnya bisa terasa hingga usia tua, terhindar dari risiko stroke ataupun penyakit degeneratif otak seperti demensia atau Alzheimer's.

"Tak pernah kelewat telat untuk meningkatkan kesehatan otak," tegas Lainey Younkin, MS, RD, LDN, ahli gizi terdaftar dan pendiri Lainey Younkin Nutrition, dikutip dari Health Line.

Agar tetap selalu 'awet muda', cobalah 7 cara berikut ini untuk meningkatkan kesehatan fisik sekaligus kesehatan otak dan kemampuan kognitifmu:


1. Perbanyak gerak

Coba untuk menargetkan 150 menit atau lebih latihan aerobik tiap minggunya. Ada satu studi yang mengungkapkan bahwa orang dewasa yang tidak aktif atau melakukan gaya hidup sedenter yang mencoba kebiasaan baru dengan rutin berjalan selama setahun menunjukkan peningkatan signifikan pada performa ingatan yang juga terkait dengan perkembangan area-area memori di otak.

2. Bangun otot

Latihan aerobik dibarengi dengan latihan kekuatan setidaknya dua kali per minggu telah terbukti meningkatkan kesehatan jantung dan sekaligus meningkatkan kesehatan otak.

3. Makan makanan yang baik untuk otak

"Memakan makanan yang menguatkan otak seperti bluberi, kacang-kacangan dan ikan berlemak, memotong makanan beku, makanan restoran, daging dan keju, yang menjadi sumber sodium tertinggi yang bisa menaikkan tekanan darah," kata Younkin. Ia menyarankan untuk makan dengan separuh piringmu berisi sayuran tak bertepung (kentang), dan seperempat piringmu berisi gandum atau beras-berasan utuh. Peningkatan serat dan pengurangan karbohidrat 'kosong' akan membantumu untuk menjaga bobot yang sehat dan menjaga kadar gula darahmu lebih stabil.

4. Lebih awas

Rasa cemas dan stres tak hanya membebani kesehatan mentalmu, tapi juga kesehatan otak dan badan. Rutin bermeditasi atau melatih mindfulness atau kewaspadaan bisa membantu menurunkan risiko kesehatan vaskuler yang memburuk


5. Tidur nyenyak

Tidur yang tidak nyenyak atau kurang terkait dengan kesehatan yang memburuk dan menjadi faktor risiko penyakit vaskuler, termasuk tekanan darah tinggi dan kenaikan berat badan. otak kita membutuhkan waktu untuk 'tidur' juga agar membantu menjernihkan neuron dan sinapsis serta memproduksi ingatan. Saat tidur kita tidak berkualitas, kesehatan otak dan fisik kita secara signifikan akan terkena dampaknya.

6. Tentu saja, gunakan otakmu!

Menjaga tetap aktif secara kognitif melalui kegiatan sosial, seperti mendatangi klub buku atau mengikuti kelas masak, dapat memperlambat perkembangan kehilangan memori dan kaitan depresi dengan penuaan. Kamu bisa melakukan apapun yang kamu suka, atau sesimpel bermain permainan yang mengasah otak, seperti sudoku, puzzle, teka-teki silang, atau kamu juga bisa mencoba menjawab pertanyaan Asah Otak di detikHealth!

7. Pantau tekanan darah

Pantau dan periksa tekanan darah secara rutin atau setidaknya tiap enam bulan sekali. Perhatikan apabila ada peningkatan atau perubahan signifikan. Sebuah studi mengindikasikan soal panduan tekanan darah tinggi atau hipertensi pada tahun 2017 yang menyatakan bahwa tekanan darah tinggi kini didefinisikan sebagai tekanan darah yang lebih tinggi dari 130/90. Panduan baru ini diharapkan bisa membantu kita mengenali orang-orang yang berusia muda yang berisiko tekanan darah tinggi seumur hidup.

(frp/up)