Rabu, 20 Mar 2019 06:03 WIB

5 Tips Agar Tak Ketiduran Lagi Setelah Mematikan Alarm di Pagi Hari

Ayunda Septiani - detikHealth
Tips biar nggak mengantuk setelah mematikan alarm. Foto: Thinkstock Tips biar nggak mengantuk setelah mematikan alarm. Foto: Thinkstock
Jakarta - Apakah kamu termasuk orang yang sulit bangun di pagi hari? Atau justu susah tidur cepat pada malam hari? Jika ya, kamu tak sendirian, kok. Ada jutaan orang yang memiliki masalah seperti kamu.

Kenyataannya, pola tidur yang berantakan seringkali membuat banyak orang stres. Tak sedikit yang harus berhadapan dengan masalah karena terlambat bangun di pagi hari.

Idealnya, tubuh membutuhkan tidur 6 hingga 8 jam per hari. Jika waktu tidur tak tercukupi, maka jangan heran kamu akan sulit membuka mata saat pagi menjelang.

Semua tergantung pada jam tubuh yang kamu miliki. Jika ingin memperbaiki siklus atau jam tubuh jadi lebih teratur, tak ada jalan selain mengubah kebiasaan buruk tidur larut malam. Rata-rata manusia membutuhkan waktu hingga satu bulan untuk memperbaiki siklus tidurnya.

Dikutip dari beberapa sumber, detikHealth sudah merangkupnya untukmu 6 tips agar tidak lagi mengantuk setelah mematikan alarm.



1. Paksakan diri untuk bangun

Jika ingin membentuk kebiasaan baik, paksa diri untuk bangun dan membuka mata saat alarm berbunyi di pagi hari. Agar tak ketiduran, segera berdiri dan nyalakan lampu kamar. Kamu juga bisa membuka tirai jendela agar sinar matahari bisa masuk dan menerangi ruangan.

2. Disiplin

Disiplin dengan jam tidur yang sudah kamu tetapkan merupakan satu-satu caranya untuk memperbaiki pola tidur. Sebisa mungkin, tetapkan jadwal tidur yang harus dipatuhi setiap malam.

Misalnya, tidur paling telat pukul 22.30 dan bangun pukul 06.00. Jika terus ditekuni selama sebulan, maka tubuh akan segera terbiasa.

3. Olahraga

Untuk meningkatkan kualitas tidur agar tidak susah bangun tidur, kamu disarankan rutin berolahraga. Pilih olahraga aerobik, seperti jogging, berenang, atau berjalan santai. Kamu juga dapat mencoba olahraga ringan di tempat tidur dengan gerakan berikut:

- Berbaringlah dengan posisi kaki lurus dan lengan berada di samping tubuh
- Tarik napas dalam-dalam, dan angkat kaki kanan sehingga kaki dan pinggul membentuk sudut 90 derajat sambil mengembuskan napas.



4. Jangan sentuh tombol snooze

Atur alarm agar bangun di menit-menit akhir supaya tidak tergoda untuk tidur kembali. Jika jarak alarm dan kamu sangat dekat hingga tombol snooze bisa dijangkau dengan sangat mudah, kamu pasti akan tertidur kembali selama beberapa menit.

Disarankan untuk menaruh alarm jauh dari tempat tidur, karena saat alarm berbunyi, kamu terpaksa harus bangun dan berjalan untuk mematikannya.

Namun bila kamu benar-benar kesulitan bangun meski sudah memasang banyak alarm dengan suara kencang, mintalah bantuan keluarga atau teman untuk membangunkan hingga benar-benar terbangun.

5. Kenali jam tubuh sendiri

Tubuh memiliki mekanisme biologis untuk mengatur waktu tidur. Untuk memberi sinyal bahwa tubuh butuh istirahat, suhu tubuh akan menurun dan detak jantung melambat. Selain itu, tubuh akan melepaskan melatonin ke dalam aliran darah setidaknya 1 atau 2 jam sebelum jam tidur biasa.

Proses ini akan mencapai puncaknya pada pukul 3-4 pagi. Setelah itu, tubuh akan memulai proses bangun tidur. Pada pukul 4-6 pagi, kebanyakan orang justru sedang tidur dengan lelapnya. Bangun tidur pada jam-jam tersebut pun terasa sangat sulit.



(up/up)