Rabu, 20 Mar 2019 15:09 WIB

Minum Kopi Terlalu Panas Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan, Benarkah?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Benarkah minum kopi panas bisa tingkatkan risiko kanker kerongkongan? Foto: thinkstock
Jakarta - Kamu suka minum teh atau kopi dingin atau panas? Kalau lebih suka menikmatinya pada suhu panas, penelitian yang dilakukan oleh Tehran University of Medical Sciences di Iran ini harus kamu ketahui.

Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang secara teratur minum teh atau kopi panas pada suhu 60 derajat celcius atau lebih memiliki peningkatan risiko terkena kanker kerongkongan atau esofagus hingga 90 persen.

Penelitian yang diterbitkan di International Journal of Cancer ini mengamati kebiasaan minum 50.045 orang yang berusia 40-75 tahun yang tinggal di Iran.

Selama pengamatan dari 2004-2017, ditemukan 317 kasus baru kanker kerongkongan. Risiko kanker kerongkongan meningkat 2,4 kali lipat di antara mereka yang meminumnya pada susu 75 derajat celcius.



Panas bisa melukai kerongkongan yang menyebabkan peradangan, juga dapat merusak DNA dan bisa memunculkan sifat karsinogenik. Ini juga dapat merusak kemampuan untuk bertindak sebagai penghalang racun berbahaya dari alkohol dan merokok.

"Dengan demikian mungkin merupakan tindakan kesehatan masyarakat yang wajar untuk memperkirakan hasil ini untuk semua jenis minuman, dan untuk menyarankan masyarakat untuk menunggu minuman dingin di bawah 60 derajat celcius sebelum dikonsumsi," kata pimpinan penelitian, Dr Farhad Islami dikutip dari Daily Mail.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun merekomendasikan untuk mengonsumsi minuman dengan suhu kurang dari 65 derajat celcius.

Kanker kerongkongan biasanya menyerang orang berusia 60-70an dan lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Gejalanya bisa berupa kesulitan menelan, gangguan pencernaan yang terus-menerus atau mulas, memuntahkan makanan segera setelah makan, kehilangan nafsu makan, dan penurunan berat badan.



(wdw/up)