Rabu, 20 Mar 2019 19:24 WIB

Hati-hati Bergaul, Riset Buktikan Gemuk Mungkin 'Menular'

Widiya Wiyanti - detikHealth
Riset temukan kegemukan bisa menular. Foto: thinkstock Riset temukan kegemukan bisa 'menular'. Foto: thinkstock
Jakarta - Mungkin kamu selalu sarapan dengan menu makanan sehat dengan kombinasi protein, karbohidrat, dan lemak yang tepat. Ke kantor pun kamu membawa bekal makan siang yang rendah kalori. Ya apalagi kalau bukan demi menjaga tubuh tidak menggemuk.

Tatapi ketika di kantor, temanmu memesan pizza atau es krim dan membujukmu juga untuk bersama-sama memakannya. 'Nggak enak kalau nolak', pasti itu yang terlintas di pikiranmu bukan?

Menurut sebuah penelitian, lingkaran sosialmu juga bertanggung jawab atas berat badanmu. Penelitian tersebut menetapkan bahwa obesitas menyebar seperti 'penularan sosial'.



Penelitian ini dilakukan oleh sekelompok peneliti dari University of Southern California dengan mempelajari perilaku 1.314 orang dewasa dan 1.111 anak-anak.

"Penularan sosial dalam obesitas berarti jika lebih banyak orang di sekitarmu mengalami obesitas, maka itu dapat meningkatkan peluang kamu sendiri untuk menjadi gemuk," tulis peneliti dikutip dari Times of India.

"Secara tidak sadar, kamu dipengaruhi oleh apa yang dilakukan orang di sekitarmu. Jika kamu pindah ke komunitas di mana gaya hidup yang menetap adalah norma, kamu bergabung dengan itu. Ada pengaruh sosial," lanjutnya.

Selain itu, pengaruh dari porsi makanan cepat saji dan tidak sehat juga membuat orang gemuk. Semua ini berkontribusi terhadap dampak obesitas secara keseluruhan pada populasi.



(wdw/up)