Kamis, 21 Mar 2019 18:18 WIB

Terpopuler detikHealth

Cacat Permanen karena Pijat Leher dan Dampak Psikologis Kecanduan PUBG

Firdaus Anwar - detikHealth
Siapa yang suka dipijat lehernya usai cukur rambut? (Foto: iStock) Siapa yang suka dipijat lehernya usai cukur rambut? (Foto: iStock)
Jakarta - Menutup hari Kamis (21/2) ada beberapa topik berita kesehatan yang diminati pembaca. Mulai dari kisah viral seorang pria yang lumpuh setelah pijat leher, kecanduan game PUBG, hingga perjuangan dokter Indonesia yang kuliah di luar negeri.

Kisah viral pria yang lumpuh setelah pijat leher dipantau detikHealth dibagikan oleh akun Instagram Public Health Malaysia. Diceritakan bahwa seorang pria India berusia 54 tahun mengalami sesak napas dan harus dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans gara-gara menjalani pijat leher usai bercukur.

Pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) menunjukkan ada cedera serius pada saraf phrenic di tulang tengkuk. Disebutkan, saraf ini berfungsi mengatur otot yang membantu pernapasan. Akhir cerita, pria tersebut harus menggunakan alat bantu pernapasan sepanjang hayat.



Kabar populer kedua berkaitan dengan kajian fatwa haram game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena dianggap memiliki dampak buruk. Dari sisi kesehatan sendiri Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah mencantumkan kalau kecanduan game sebagai penyakit yang nyata.

Menurut WHO tanda pertamanya adalah seseorang tidak bisa mengendalikan diri, memprioritaskan game di atas segalanya dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang kecanduan akan terus bermain game hingga pada titik menimbulkan konsekuensi negatif.



Terakhir ada cerita dari dr Medha Satyarengga yang berjuang kuliah di Amerika Serikat (AS) untuk melanjutkan spesialisasinya. Demi ilmu dan pengalaman dr Medha rela sampai menjual mobil dan menguras tabungannya.

Kini setelah lulus dr Medha sering membagikan kisahnya di Instagram untuk memotivasi dokter Indonesia lain agar jangan menyerah menuntut ilmu.

"Biarpun saya berada jauh di Amerika, saya selalu berpikir bagaimana menggunakan ilmu yang saya dapat untuk memajukan Indonesia. Langkah kecil saya ambil adalah membuat akun Instagram @dokter.medha untuk berbagi ilmu kedokteran dan memotivasi teman sejawat yang ingin sekolah di Amerika," akunya.

(fds/fds)
News Feed