Jumat, 22 Mar 2019 17:25 WIB

Dokter Indonesia Enggak Kalah Hebat! Tapi Apa Salahnya Belajar dari AS

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Hal yang bisa dipelajari dari dokter di Amerika. Foto: iStock Hal yang bisa dipelajari dari dokter di Amerika. Foto: iStock
Jakarta - Sebenarnya, dokter Indonesia itu enggak kalah kerennya dengan dokter-dokter lain di seluruh penjuru dunia. Serius deh. Akan tetapi ada beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan pelajaran dan patut ditiru dari Amerika Serikat.

"Secara umum, saya melihat bahwa dokter lulusan Indonesia dapat bersaing dengan dokter Amerika. Hal yang menurut saya berbeda adalah jumlah pasien yang kami hadapi sehari-hari," kata dr Medha Satyarengga, MD, salah satu dokter asal Indonesia yang memulai pendidikan spesialis penyakit dalam pada tahun 2014 di New York City, di Mount Sinai St. Luke's and Mount Sinai West hospitals.

Menurut dr Medha, di Indonesia dokter harus menangani banyak sekali pasien dengan rasio dokter yang lebih kecil dibanding Amerika. Sedangkan di Amerika ada jumlah maksimum pasien yang bisa dilayani pada saat jadwal jaga.


"Selain itu, dukungan dari staf rumah sakit seperti asisten dokter (physician's assistant), perawat, paramedis, dan teknisi lab yang jumlahnya memadai dan bekerja dalam tim juga memudahkan pekerjaan dokter sehari-hari di Amerika," tambahnya.

Sama halnya dalam bidang penelitian. Di Amerika, dalam melakukan penelitian umumnya dokter memiliki fasilitas yang sangat banyak, mulai database yang lengkap, peralatan terbaru, ketersediaan asisten peneliti, ahli statistik, hingga dana penelitian yang cukup.

"Tidak mengherankan apabila banyak sekali penelitian yang datang dari Amerika. Walau demikian, menurut saya dokter-dokter di Indonesia tidak kalah dalam minat penelitian. Di tengah kesibukan dan fasilitas yang lebih terbatas, dokter Indonesia banyak yang berhasil melakukan penelitian yang bermanfaat dan dipublikasikan di media internasional," tandasnya.

(ask/fds)
News Feed