Sabtu, 23 Mar 2019 19:50 WIB

Butet Kartaredjasa Disebut Kumat, Kenapa Serangan Jantung Bisa Terulang?

Firdaus Anwar - detikHealth
Butet Kartaredjasa dikabarkan dirawat di RS setelah ambruk di tengah pentas. (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Butet Kartaredjasa tengah dirawat di rumah sakit karena mengalami serangan jantung. Butet dikabarkan ambruk di tengah pementasan 'Kanjeng Sepuh', pucat kaku, tapi kemudian membaik setelah mendapat pertolongan pertama.

"Semalam, saat pentas memasuki menit ke 60an, Butet yang memerankan Semar, tumbang, tubuhnya lemas dan dingin. Tergolek pucat. Itu usai adegan Semar muncul di kuburan: hidup itu cuma main-main, yang serius kematian. (Dokter yang merawatnya kemudian menjelaskan: jantungnya kumat, enzim di jantungnya naik 100x lipat)," kata penulis 'Kanjeng Sepuh, Agus Noor, di Instagram.

"Butet, saat ini sedang di rawat di RS. Meski ia sebenarnya ia ingin tetap main siang ini dan nanti malam. Doakan yang terbaik buat kesehatannya," lanjutnya.



Mengapa serangan jantung bisa terjadi berulang? British Heart Foundation (BHF) menyebut ini karena penyempitan arteri karena penumpukan plak bisa terjadi di beberapa tempat. Studi melihat 20 persen orang yang pernah mengalami serangan jantung akan mengalami serangan berulang dalam jangka waktu 12 bulan.

"Untuk saat ini, biasanya pasien serangan jantung akan diberi aspirin atau obat lain seperti klopidogrel. Obat-obat tersebut bekerja dengan cara mencegah keping darah menempel satu sama lain membentuk gumpalan," tulis BHF seperti dikutip pada Sabtu (23/3/2019).

(fds/kna)