Selasa, 26 Mar 2019 06:35 WIB

Tips Jitu Berantas Kantuk Saat Kurang Tidur yang Bisa Dicoba

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Jangan biasakan tubuh kekurangan tidur karena efeknya buruk. (Foto: Shutterstock) Jangan biasakan tubuh kekurangan tidur karena efeknya buruk. (Foto: Shutterstock)
Jakarta - Mungkin banyak dari kita yang merasa waktu 24 jam yang kita miliki terasa kurang. Kerap membuat kita kurang tidur saking banyaknya aktivitas yang tidak ingin dilewatkan, dan akhirnya membuat rencana keesokan harinya sedikit berantakan karena rasa ngantuk yang tidak tertahankan.

Sebuah riset yang baru-baru ini dipublikasikan di jurnal Current Biology menyoroti seberapa cepat efek merugikan dari kekurangan tidur bisa muncul. Para peneliti di University of Colorado Boulder merekrut sekumpulan pemuda sehat yang setuju untuk tidur di laboratorium tidur, di mana beberapa dari mereka hanya diperbolehkan untuk tidur tak lebih dari lima jam per malam selama lima hari berturut-turut.

Mereka menemukan bahwa kurang tidur bisa mengganggu hormon yang mengatur rasa nafsu makan sehingga orang-orang cenderung jadi makan lebih banyak. Sehingga sangat sulit bagi metabolisme tubuh kita untuk pulih dari kekurangan tidur selama seminggu dan seiring waktu bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

"Walaupun sudah 'mencicil' tidur di akhir pekan sekali pun, bobot para peserta ini tetap bertambah sama seperti dengan mereka yang tidak diperbolehkan tidur saat akhir pekan," tulis studi tersebut, dikutip dari NPR.


Dr Chris Winter, ahli tidur dari Charlottesville mengatakan tubuh kita sangat baik dalam mengkompensasi waktu tidur yang kurang. Secara umum saat kita kurang tidur kemarin malam, kita akan tidur lebih nyenyak di malam ini.

"Jika kamu adalah seseorang yang membutuhkan tujuh jam tidur tiap malam, maka kamu sebenarnya hanya butuh tidur selama 49 jam per minggunya. Dengan kata lain, bisa saja kamu memvariasikan waktu tidur per harinya asal memenuhi jam yang kamu butuhkan," kata Dr Winter.

Apakah bisa dengan molor di akhir pekan? Ia tidak menyarankan untuk tidur terlalu banyak karena bisa merusak jam tubuh, sehingga lebih baik tidur selama satu atau dua jam saja.



Jim Horne, ahli tidur lainnya di Loughborough University mengungkapkan tidur siang selama 20 menit juga bisa menutup satu jam waktu tidur yang hilang. Dia menyoroti sebuah studi yang menyimpulkan bahwa tidur siang bisa meningkatkan performa, apapun yang bisa meningkatkan ingatan memori untuk lebih waspada.

Akan tetapi ia mencatat, jangan tidur siang selepas pukul 3 sore jika tidak ingin mengganggu waktu tidur malam. Selain itu ada lagi satu cara yang bisa membantu atasi kantung, yakni segera tidur siang setelah meminum segelas kopi.

"Kopi membutuhkan waktu 20 menit untuk bisa bekerja. Waktu itu cukup untuk tidur sebentar dan telah terbukti kombinasi yang sangat efektif bagi yang kurang tidur," tandasnya.

Apa strategimu untuk mengurangi kantuk karena kurang tidur nih, detikers? Coba bagi di kolom komentar yuk!

(frp/up)
News Feed