Selasa, 26 Mar 2019 19:24 WIB

Pensiun dari MMA, Conor McGregor Punya Ritual Seks Sebelum Bertanding

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Conor McGregor. Foto: Reuters Conor McGregor. Foto: Reuters
Jakarta - Conor McGregor, bintang ring UFC kini pensiun dari pertandingan. Pria berusia 30 tahun tersebut mengumumkan hal tersebut melalui akun twitter-nya, menutup perjalanan karier dirinya yang sangat apik, baik di dalam maupun di luar ring selama 11 tahun.

Selama kariernya, McGregor juga dikenal melakukan salah satu kontroversi yang tabu di kalangan atlet, yakni melakukan seks sebelum pertandingan. Baginya hal tersebut adalah sesuatu yang wajar dilakukan, bahkan ia juga menyebut perbanyak seks sebelum laga.

Mengapa seks tabu di kalangan atlet? Seks sendiri merupakan aktivitas yang menghabiskan banyak tenaga, tak hanya fisik namun juga fisiologis. Seks dianggap sebagai aktivitas kardiovaskular yang akan menguras stamina seorang pemain, oleh karena itu banyak atlet olahraga menghindarinya bahkan hingga berbulan-bulan sebelum pertandingan.

Selain soal fisik, situs Bleacher Report pada ulasannya soal petarung MMA menyebutkan bahwa seks sebelum pertandingan memang tidak akan melemahkan mereka secara fisik, namun justru melemahkan mereka secara mental.


"Jika seks merupakan kewajiban kita sebagai manusia dan kita bercinta sebelum pertandingan, salah satu dorongan primer kita sebagai manusia telah terpenuhi, dan berpengaruh pada performa di ring, menutupi rasa kompetitif untuk melawan dan keinginan untuk menang," tulis situs tersebut.

Dibanding merugikan atlet, menurut situs Narcity seks justru meningkatkan kadar hormon testosteron sebanyak 20 persen. Ini berarti semakin besar kekuatan yang dikeluarkan dan meningkatkan pembangunan otot, ditambah manfaat meredakan stres dan rasa segar yang biasanya muncul setelah seks.

Walaupun begitu, disarankan untuk memberi jarak dua jam antara bercinta dengan pertandingan ataupun olahraga. Ilmuwan di California, Prof Todd Astorino juga membuktikan dalam sebuah penelitian, bahwa bercinta sebelum pertandingan tidak memberikan banyak pengaruh pada performa fisik.

Tidak ada perbedaan signifikan pada intake oksigen, denyut jantung, maupun tekanan darah. Sejumlah penelitian lain menyebut, bercinta hanya membakar 25 kalori.

(frp/up)