Rabu, 27 Mar 2019 17:15 WIB

Aktris Cobie Smulders Pernah Divonis Tak Bisa Punya Anak Akibat Kanker

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Cobie Smulders. Foto: getty Images
Jakarta - Usia belia kini bukan berarti seseorang akan bebas kanker. Cobie Smulders pernah divonis tidak akan bisa punya anak dan bahkan nyawanya terancam karena kanker ovarium atau indung telur di usianya yang masih 25 tahun.

Aktris cantik yang terkenal dengan perannya sebagai Robin di serial film How I Met Your Mother ini merasa sering kelelahan, dan nyaris setiap waktu. Ia juga kerap merasakan tekanan di perut bagian bawahnya yang tak bisa ia jelaskan.

"Aku mendengarkan tubuhku dan langsung memeriksakan ke ginekolog. Tepat saat seharusnya indung telurmu sedang penuh dengan folikel muda, sel-sel kanker mengambil alih dan mengancam akan mengakhiri kesuburan dan hidupku," tulisnya dalam sebuah esai untuk newsletter Lenny Letter, dikutip dari Health.com.

Beruntung Cobie mendiagnosis penyakit tersebut lebih dini dan bisa menyelamatkan hidupnya. Saat terdiagnosis dini, 94 persen wanita akan bertahan hidup lebih lama dari batas harapan hidup rata-rata yakni lima tahun.


Kanker ovarium merupakan kanker yang menyerang indung telur, salah satu bagian organ reproduksi wanita. Cukup langka bagi kanker ini untuk menyerang wanita pada usia 20-an, namun bukannya tidak mungkin. Biasanya disebabkan oleh mutasi gen BRCA yang diturunkan.

Seringkali kanker ovarium tidak terdiagnosis hingga berada dalam stadium 3 atau 4. Alasannya karena ada ruangan antara abdomen dan pelvis bagi organ-organ tubuh untuk bergerak ketika sel kanker bertumbuh.

"Kamu tidak akan menyadarinya hingga kamu memiliki area yang tak lagi bisa bergerak karena adanya massa atau tumor yang besar di dalamnya," kata Nimesh Nagarsheth, MD, dosen obstetri, ginekologi dan ilmu reproduktif di Icahn School of Medicine Mount Sinai.

Setelah menjalani operasi berkali-kali dan mengubah gaya hidup serta mengambil terapi alternatif, Cobie dinyatakan bersih dari kanker. Kini berusia 34 tahun, Cobie mampu mendobrak vonis yang diberikan padanya, ia melahirkan dua anak yang sehat.

"Jika kamu melalui pengalaman sama sepertiku, aku mengimbau kalian untuk segera memilih. Bertanyalah. Pelajari lebih jauh tentang diagnosismu. Bernapaslah. Meminta tolonglah. Menangis dan lawan," tuturnya.

(frp/up)